April, Penataan Kawasan PKL Kottabarat Rampung Capai 50 Persen

6
penataan-kottabarat

SOLO,suaramerdekasolo.com-Penataan kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di bekas Lapangan Voli Kottabarat, ditarget selesai pada April 2019 mendatang. Hingga kini, penataan kawasan di sisi selatan Lapangan Kottabarat itu telah mencapai 50 persen.
Kepala Bidang PKL, Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Didik Anggono menuturkan, saat ini pekerja telah membongkar tanah untuk diuruk. Pengerjaan telah berjalan sejak awal bulan Februari dengan lama waktu pengerjaan selama 60 hari.
“Nantinya setelah dilakukan pengurukan, kemudian akan dipadatkan. Setelah semuanya selesai, tanah akan dipasangi paving block. Saat ini pengerjaan mencapai 50 persen dan dalam waktu dekat dapat digunakan pedagang untuk berjualan,” kata Didik saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Minggu (17/3).

Baca : Jadi SD Swasta Rujukan, Begini Kiat SD Muhammadiyah 1 Surakarta

Baca : Pemusnahan Limbah Jarum Suntik Pemkot Tunggu Izin Kepolisian


Penataan kawasan yang menelan Rp 1,1 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Surkarta itu tidak dilengkapi selter seperti ikon wisata kuliner malam Galabo, Gladag. Nantinya lokasi tersebut akan difungsikan secara ganda.
“Rencananya kawasan tersebut berfungsi secara ganda, pagi-siang untuk lahan parkir, sedangkan sore-malam digunakan untuk berjualan. Nantinya lahan tersebut dapat menampung sekitar 50 mobil, ditambah untuk menurunkan anak sekolah di sekitar Jalan Mawar itu. Tembok pagar kami robohkan sehingga akses parkir lebih luas,” kata dia.
Menurutnya, pusat kuliner di kawasan Solo Tengah tersebut dilengkapi dengan dua saluran drainase. Saluran tersebut akan mengarah ke barat yang sudah diselesaikan Dinas Pekerjan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarta. Sehingga aliran air akan berjalan optimal dan tak menyebabkan becek saat hujan.
“Saluran air sudah selesai dibenahi, kami juga meninggikan tanah setinggi 15 sentimeter untuk menanggulangi banjir yang kerap dikeluhkan saat hujan deras. Sehingga 48 pedagang kuliner bisa lebih nyaman saat berjualan,” ujar Didik.(ihm)

Baca : Wayang Kulit Semarakkan Peresmian Pasar Purwantoro

Tinggalkan Pesan