Selama Februari, Kerugian Akibat Bencana Alam di Kota Gaplek Telan Rp 681 Juta

bencana-alam-wonogiri

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com- Selama bulan Februari 2019, jumlah bencana alam di Kabupaten Wonogiri mencapai 23 kejadian. Adapun total kerugiannya ditaksir mencapai Rp 681.000.000.
Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, ada empat jenis bencana alam yang melanda kabupaten tersebut. Yakni tanah longsor, angin topan, banjir, dan tanah bergerak. “Selama Februari ada 23 kejadian bencana alam dengan jumlah kerugian Rp 681 juta,” katanya, Sabtu (16/3).
Bencana tanah longsor terjadi sebanyak 12 kali, bencana angin kencang tujuh kali, bencana banjir tiga kali, dan bencana tanah bergerak satu kali. Bencana alam tersebut tersebar di sepuluh kecamatan, yakni Kecamatan Manyaran, Wonogiri, Batuwarno, Karang Tengah, Jatisrono, Slogohimo, Bulukerto, Puhpelem, Purwantoro, dan Kismantoro.

Baca : Hilang Kendali, Mobil Menabrak Pagar lalu Terguling


Bencana tanah longsor berdampak 14 rumah rusak sedang, lima rumah rusak ringan, dan satu bahu jalan longsor. Bencana angin topan mengakibatkan dua rumah roboh, dua rumah rusak sedang, dan 14 rumah rusak ringan. Bencana banjir mengakibatkan 25 rumah tergenang. Adapun bencana tanah bergerak berdampak satu rumah rusak berat, dua rumah rusak sedang, dan dua jembatan rusak. Bencana alam selama Februari di kabupaten tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka. Namun, sebanyak 84 orang dari 33 keluarga terpaksa mengungsi. (KY)

Baca : Wayang Kulit Semarakkan Peresmian Pasar Purwantoro

Tinggalkan Pesan