Makam Bendungan Ambrol Dampak Bangun Jalan Tanpa Perbaiki Saluran

makam-ambrol

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Makam yang amrol karena tergerus air di Dusun Bendungan RT 04, Klodran Colomadu, Karanganyar disebabkan saluran air yang terhambat dan akhirnya menggerus tanah di dekatnya, yang kebetulan pemakaman umum, dan ada pas di pinggir aliran sungai.

Camat Colomadu Yopi Eko Jati Wibowo mengatakan hal itu pada Suara Merdeka, saat dimintai komentar lima makam terpaksa dipindah warga karena takut ambrol dan hanyut terkena aliran sungai. Camat Yopi mengatakan, warga desa sudah sering diperingatkan jika membangun jalan atau jembatan, sebaiknya saluran airnya diperbaiki sekalian sehingga airnya lancar. Jika bangun jembatan, bambu penahan betonnya dicabuti setelah selesai, jangan dibiarkan dan akan busuk sendiri.

Baca : Dikawal Kejaksaan, Dana Desa Jadi Ujian Kades Baru

‘’Kalau saluran menyempit dan sungai banyak sampah maka aliran air kurang lancar, sehingga air akan lari ke pinggir dan menggerus tanah di sampingnya. Belum lagi kalau biasanya warga menyapu sampah sekalian membuangnya di sungai, maka sampah akan menumpuk di bawah jembatan yang masih ada bambunya, dan air tidak lancar,’’ katanya.

Karena itu pihaknya hanya bisa mengimbau warga lewat desa untuk memperbaiki saluran air yang di sungai Pepe dan nantinya jangan lagi sungai jadi tempat buang sampah.(JDH)

Baca : Kunjungan ke Karanganyar, Puan Serahkan Bantuan Senilai Rp 3,5 Miliar

 

Tinggalkan Pesan