UTP Gandeng IASA, Saatnya Perguruan Tinggi Hasilkan Lulusan Spesifik

1
upt-solo

SOLO,suaramerdeka.com-Perguruan tinggi sudah saatnya menawarkan berbagai keterampilan sehingga kemungkinan besar para alumninya kembali ke kampus untuk mengambil keterampilan khusus yang ditawarkan. Sehingga para lulusannya bisa relevan dalam lompatan karir berikutnya.
“Dalam berkarir, untuk meningkatkan level harus ikut kursus, sekolah lagi. Untuk melengkapi kemampuan kita dengan teknologi atau pengetahuan yang diperlukan. Ini menjadi peluang bagi universitas untuk membuat learning proccess menjadi proses pembelajaran seumur hidup,” kata Indonesia Amerika Society Academic (IASA) President, Herry S Utomo dalam kuliah umum di Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta, Senin (18/3).
Ia mengemukakan tantangan universitas di era ini adalah mencetak lulusan yang lebih spesifik, cepat, tepat, dan dalam jumlah yang besar. Diprediksi di masa depan, para lulusan ini harus berganti lima sampai tujuh kali profesi yang berbeda. Agar selalu bisa aktif mengikuti proses pembangunan karena perubahan teknologi yang cepat. Mau tidak mau, tenaga kerja di masa mendatang wajib mengikuti perkembangan dan menyesuaikan diri agar relevan dengan perubahan zaman.

Baca : Teknologi Informasi Harus Dukung Pelestarian Seni Budaya

Baca : STIE AUB Surakarta Konsultasikan Perubahan Gelar ke LLDikti Jateng

“Ini yang dimaksud dengan lima sampai tujuh kali ganti profesi. Kalau dulu, jadi dosen bisa jadi profesor kemudian pensiun. Kalau sekarang, jadi dosen besoknya bisa diganti atau kehilangan pekerjaan karena bidang keilmuan kita tidak diperlukan lagi,” tandasnya.
Solusinya, lanjut Herry para lulusan perlu mempersiapkan diri lagi dengan melanjutkan sekolah lagi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Sementara itu Rektor UTP Prof Tresna Priyana Soemardi mengemukakan pihaknya menjalin kerjasama dengan IASA guna memacu UTP menjadi lembaga kreatif dan mempunyai kekuatan untuk berkembang.
“Kami akan segera mungkin mengundang profesor-profesor dari IASA datang ke UTP. Untuk memacu kami membangun kekuatan bottom up,” kata Rektor usai penandatanganan kerjasama antara UTP dengan IASA.
Salah satu bentuk kerjasama dengan IASA adalah dengan menggelar kuliah umum tersebut. Tresna berharap melalui kuliah umum ini civitas akademika UTP banyak bertukar ilmu dan mempelajari sesuai bidang ilmunya dengan pihak IASA.(EK)

Baca : Begini Langkah UNS Kelola Potensi Hutan Bromo

Tinggalkan Pesan