17 Pesilat Pelatnas Digembleng di Solo

pelatnas-silat

*Proyeksi SEA Games Filipina

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tujuh belas pesilat menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Solo, sejak 1 Maret lalu. Mereka digembleng di beberapa lokasi, seperti Stadion Sriwedari dan Hotel Lorin yang sekaligus menjadi basecamp-nya, guna meningkatkan kemampuan fisik dan penguasaan teknik dalam rangka menghadapi SEA Games Filipina 2019.

‘’Dua belas atlet putra dan lima putri yang saat ini menjalani TC. Tadi pagi mereka menjalani tes awal untuk mengambil data fisik di Sriwedari. Sepintas, rata-rata kondisi fisik mereka lumayan,’’ kata pelatih kepala pelatnas pencak silat Indro Catur Haryono, Selasa (19/3).

Dua atlet Jateng turut terekrut dalam pelatnas itu. Mereka adalah pesilat Solo, Nadia Haq Umami  Nur Cahyani yang diplot turun di nomor tanding kelas B putri, serta Khoirudin Mustakim yang disiapkan bertarung di kelas A putra. Mustakim merupakan meraih medali perak pada Kejuaraan Dunia 2018 di Singapura, sementara Nadia peraih perunggu pada ajang Asian Championship 2018 di India. Di skala Jateng, dua atlet itu meraih emas pada Porprov XV/2018.

Baca : Taekwondo Memburu Empat Emas

Kota Nyaman

Pesilat lain yang ditempat di pelatnas, empat atlet dari Jawa Barat, empat pesilat DKI Jakarta, dua atlet Sulawesi Utara, dua atlet Papua Barat, serta masing-masing seorang atlet dari Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan Timur. Mereka dibesut Indro Catur, dibantu asisten pelatih Dian Kristianto (Jateng), Ari Faizal dan Rosmayani (DKI Jakarta), serta Acep Solihin (Riau).

Disinggung soal pemilihan tempat TC di Solo, Catur menyebut kota itu cukup nyaman sebagai lokasi latihan pencak silat, selain memiliki sejumlah prasarana pendukung olahraga. Pelatnas pencak silat Asian Games 2018 lalu juga dilaksanakan di Kota Bengawan.

‘’Lagi pula, saat ini Padepokan Pencak Silat Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta sedang digunakan banyak kegiatan. Meski demikian, bukan berarti TC pelatnas akan dilakukan di Solo terus. Nanti bisa berpindah-pindah,’’ ujar Catur.(Setyo Wiyono)

Baca : Mengincar Tiga Besar di Kota Lumpia

Tinggalkan Pesan