Ajarkan Kepedulian melalui Dongeng

0
ajakan-mendongeng

SOLO suaramerdekasolo.com-Mendidik para siswa bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan namun dengan hasil yang efektif. Salah satunya dengan metode mendongeng yang mengajari anak berjiwa sosial dan berbudi pelerti luhur. Seperti yang dilakukan di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK).
Rabu (20/3) hall sekolah tersebut dipenuhi ratusan siswa yang sudah duduk rapi sesuai kelas masing-masing. Mereka terlihat sangat gembira karena akan mengikuti kegiatan mendongeng.

Pagi itu SD Muhammadiyah PK memang mengadakan kegiatan yang bertajuk “Mendongeng dan Berbagi”. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Mendongeng Internasional yang diperingati tiap 20 Maret. Acara tersebut diisi dengan kegiatan mendongeng sekaligus penggalangan dana untuk korban bencana yang terjadi di beberapa daerah.

Baca : Jadi SD Swasta Rujukan, Begini Kiat SD Muhammadiyah 1 Surakarta

Kegiatan diawali dengan doa bersama untuk mendoakan para korban bencana alam gempa Lombok, banjir bandang Sentani, dan daerah lain yang tertimpa bencana. Seluruh siswa dan guru terlihat khidmat saat berdoa yang dipimpin oleh salah satu guru agama, Ustaz Wahyu Widodo.

Selesai berdoa, salah satu siswa membawa kotak kardus kemudian teman-temannya antre memasukkan uang donasi yang sudah mereka bawa dari rumah.
Setelah semua donasi terkumpul, acara dilanjutkan dengan mendongeng oleh Kak Damar dari Kampung Dongeng. Gaya penyampaian dongeng yang sangat komunikatif diselingi dengan nyanyian, tarian, dan gerakan-gerakan unik membuat siswa semakin antusias mengikuti kegiatan ini.
Kak Damar banyak menyampaikan materi tentang berbakti kepada orang tua dan pentingnya kepedulian dengan sesama manusia terutama kepada saudara yang sedang tertimpa musibah.

Baca : Teknologi Informasi Harus Dukung Pelestarian Seni Budaya

Wakasek bidang Kesiswaan dan Humas Muhamad Arifin menyampaikan bahwa mendongeng merupakan media efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepada siswa usia SD. “Melalui kegiatan mendongeng ini kami berupaya memberikan edukasi tentang pentingnya nilai empati dan kepedulian terhadap orang lain,” jelasnya.

Penanaman nilai kepedulian tersebut tidak sekadar pada tataran teoretis, tetapi juga langsung dipraktikkan melalui kegiatan penggalangan dana bencana. Adapun donasi yang terkumpul dalam kegiatan ini sejumlah Rp 11.776.000 dan akan disalurkan melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).(Evie K)

Tinggalkan Pesan