10 Kota Ini Jadi Sasaran Thisable Entreprise Latih Keterampilan Disabilitas

pelatihan-disabilitas

SOLO,suaramerdekasolo.com-Upaya Thisable Enterprise, sebuah organisasi sosial yang mewadahi para penyandang disabilitas bekerja di sebuah perusahaan, menyasar 10 kota untuk melakukan pelatihan terhadap disabilitas tersebut. Kota-kota tersebut antara lain, Surabaya, Malang, Solo, Yogyakarta, Kebumen, Bandung, Semarang, Cirebon, Bekasi, dan terakhir Jakarta.
“Kami menilai 10 kota ini menjadi langkah kami untuk dikenal terlebih dahulu. Tak hanya berhenti di kota, kabupaten yang dimungkinkan masih banyak disabilitas bakal kami sasar. Namun sementara ini kami berfokus pada kota-kota besar di Indonesia, termasuk Solo,” ungkap Head of Bussiness Development, Thisable Enterprise, Nicki Clara saat ditemui pada Festival Vokasi TemanDisabilitas, di Klinik Pijat Tuna Netra Bhakti Candrasa, Jalan Dr Radjiman, Laweyan, Solo, Kamis (21/3).

Baca :  Sepak Bola Celebral Palsy Saring 14 Pemain

Nicki menerangkan, dari database yang telah dikumpulkan Thisable Enterprise, sedikitnya terdapat enam ribu disabilitas di Indonesia yang perlu diberi pelatihan keterampilan agar mandiri di tengah masyarakat.
“Jumlah tersebut masih akan bertambah, dan dimungkinkan juga berkurang. Namun kami sebagai organisasi sosial enterprise, berusaha mewadahi kawan-kawan disabilitas agar siap dan percaya diri terjun di tengah masyarakat,” kata dia
Nicki mengaku, pelatihan keterampilan akan memakan waktu dan penyesuaian bagi penyandang disabilitas. Namun jika tak dilakuakn sekarang, kesempatan disabilitas untuk mendapat hak yang sama seperti orang pada umumnya akan tertunda.

Baca : Ajarkan Kepedulian melalui Dongeng

Maka dari itu kegiatan ini untuk menjaring, memetakan dan nantinya pelatihan pendampingan terus dilakukan hingga disabilitas siap diterjunkan.
“Formula yang kami dapatkan di Jakarta akan diterakan di 10 kota itu, kami yakin pasti ada kesalahan dan harus mengubah formula lain. Hal itu sudah kami siapkan, yang jelas hal itu harus kami mulai, agar hak-hak disabilitas mereka dapatkan sesuai undang-undang no 8/2016,” kata dia. (Ilham Baktora)

Baca:  Jadi SD Swasta Rujukan, Begini Kiat SD Muhammadiyah 1 Surakarta

 

Tinggalkan Pesan