Riuhnya 550 Anak-anak Ikuti Festival Manasik

manasik-haji

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 550 anak-anak dari berbagai Taman Kanak-kanak dan juga Taman Bermain di Karanganyar mengikuti  Festival manasik haji menjadi puncak acara ulang tahun Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI) ke-29, di Alun-alun Karanganyar  Jumat.

Tentu saja karena anak-anak, situasi menjadi riuh dan anak-anak melakukan manasik dengan ceria, disertai orang tua dan bahkan nenek serta kakek dan juga guru-guru mereka. Anak-anak itu berpakaian ihrom khusus, karena memang khusus digunakan untuk anak-anak. Agar tidak melorot maka ihrom mereka masih diberi tali yang diikatkan di pundak mereka.

Ustadz Abdul Muid dari Ikatan Persadaraan Haji Indonesia (IPHI) Karanganyar  mengatakan, festival tersebut merupakan puncak ultah IPHI ke-29, yang memang  ditekankan pada pemahaman arti penting haji, yang ditanamkan sejak anak-anak. Karena itu sasarannya adalah anak unia tersebut, dengan satu keyakinan kalau sejak kecil dikenalkan dengan haji, maka sampai dewasa itu akan tertanam dalam pemikiran mereka.

Baca : Perolehan Dana Baznas Karanganyar Terus Melorot

Ternyata festival itu disambut baik  masyarakat, khususnya orang tua yang ingin anaknya bisa berhaji dan mengenal arti penting haji, sehingga tidak saja anak-anak yang mau berhaji, berpakaian ihrom tapi juga orang tuanya.

Karena itu tujuan untuk manasik dan mengenalkan haji pada masyarakat bisa dua tercapai, satu anak-anaknya mengenal haji, dan orang tuanya yang mengantar anaknya bermanasik. Sehingga akan semakin banyak yang kenal apa itu haji.

‘’Saat ini sudah banyak biro yang mengurus haji dan umroh. Karena itu makin dini mengenal haji dan umroh makin baik. Kalau biasanya liburan diisi dengan acara piknik, makla gilirannya anak akan minta umroh. Ini bagus, karena wisata yang mengandung nilai ibadah. Daripada piknik yang hanya mendapatkan refreshing saja.

Baca : 145 Kades Dilantik, Fokus Turunkan Kemiskinan

Karena ini adalah festival, maka tidak ada pemenang. Hanya dari 6 kelompok anak-anak yang rapi dan mengerti makna manasik itu diberi hadiah. Tentu tujuan utamanya adalah mereka mengetahui apa sebetulnya haji itu.

Sebelumnya kegiatan tasyakuran dan sekalian tirakatan sudah  dilaksanakan di setiap IPHI kecamatan, dihadiri semua anggota IPHI di Kecamatan masing-masing yang merupakan acara mahargyo hari ulang tahun ke-29..

Pada Minggu (25/3) seluruh jamaah haji di Karanganyar akan diajak jalan sehat bersama dari Alun-alun keliling kota, setelah itu sarapan bersama, kemudian pengajian akbar dengan pembicara Ustadz Abu Hasanudin LC dari Jember, tentang perlunya manasik dan pembinaan keluarga.  (Joko DH)

Baca : Wedangan, Danrem Kenalan Dengan Forkompimda Karanganyar

Tinggalkan Pesan