Seluruh SMP Laksanakan UNBK Mandiri

unbk-mandiri
*Tak Ada Lagi yang Menumpang 
 
KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMP/MTs di Karanganyar pada tahun ini sepenuhnya dilakukan dengan berbasis komputer. 
Pemkab Karanganyar mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar untuk pengadaan perangkat teknologi informasi (TI),  untuk sekolah-sekolah yang belum memiliki perangkat sendiri untuk pelaksanaan UN. 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar Tarsa mengungkapkan, pada tahun lalu, ada 44 SMP dan 10 MTs di Karanganyar yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dengan menumpang ke SMA/SMK yang memiliki laboratorium TI.  Sementara yang melaksanakan UNBK secara mandiri ada 24 sekolah. 
“Untuk tahun ini, semua SMP dan MTs menyelenggaran UNBK secara mandiri di sekolah masing-masing. Pemkab Karanganyar mengalokasikan dana Rp 6 miliar dari APBD 2019, untuk pengadaan perangkat komputer, serta penyelanggaran pendidikan TI,” jelasnya, Jumat (22/3)
Hal itu dilakukan, karena pelaksanan UNBK dengan menumpang ke sekolah lain yang memiliki laboratorium komputer bukannya tidak menemui kendala. Terutama untuk sekolah-sekolah di wilayah pinggiran, yang sulit mengakses ke SMA/SMK terdekat. 
“Persiapan UNBK SMP secara mandiri di tiap sekolah, bisa tuntas 100 persen dengan pengadaan perangkat TI. Tahun ini juga tidak ada lagi yang melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP). Tahun lalu masih ada sebagian sekolah memakai sistem UNKP,” tuturnya. 
Dikatakannya, untuk sekolah yang menyelenggarakan computer based test (CBT) nantinya menyiapkan minimal dua server, teknisi dan proctor. Dari uji coba UNBK SMP/MTs yang dilaksanakan pada 18-19 Maret lalu, sejauh ini tidak ada persoalan. 
UNBK SMP/MTs di Karanganyar rencananya akan berlangsung dijadwalkan 22-25 April 2019. dengan jumlah peserta sebanyak 10.900 siswa.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar Agus Haryanto menambahkan, belanja perangkat TI untuk 18 sekolah di Karanganyar nilainya mencapai Rp 5,004 miliar. 
“Ada 747 unit komputer untuk 18 sekolah, yang semuanya siap dipakai untuk pelaksanaan UNBK. Tiap sekolah mendapat jumlah komputer bervariasi, antara 11 hingga 60 unit,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 
 

Tinggalkan Pesan