Duel Ringan Pesilat Pelatnas Lawan PPLOP

pelatnas-pplop

*Tes Kemampuan di Awal Training Camp

SOLO,suaramerdekasolo.com – Duel ringan dijalani para pesilat pelatnas yang diproyeksikan menghadapi ASEAN Games Filipina 2019. Mereka beradu kekuatan dengan para pesilat Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng di kompleks Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (22/3).

‘’Saya ingin mencermati kemampuan masing-masing atlet pelatnas, di awal mereka menjalani training camp di Solo. Kalau diketahui kemampuan awalnya, maka dapat jadi bahan evaluasi untuk pijakan menempa mereka ke depan,’’ kata pelatih pelatnas Indro Catur Haryono, Sabtu (23/3).

Ada 17 pesilat yang menghuni pelatnas sejak awal Maret lalu di Solo. Lawatan diawali peregangan dan pemanasan dalam latihan bersama di markas PPLOP pencak silat yang dibesut Sigit Infantoro tersebut. Di penghujung latihan bareng itu digelar duel persahabatan, sesuai kelas masing-masing atlet. ‘’Ya, sebenarnya lebih pada refreshing agar para atlet pelatnas mendapatkan suasana lain dari keseharian. Tapi sekaligus kami cermati kondisi terkini mereka,’’ ujar Catur.

Baca : Juara Jateng, Anisa Fungki Dikirim ke Thailand

Belum Menonjol

Pertarungan-pertarungan singkat yang terbagi atas dua ronde pun dilakoni pesilat-pesilat pelatnas melawan atlet-atlet PPLOP Jateng. Hasilnya, belum ada perbedaan kemampuan yang benar-benar menonjol di antara rata-rata para penghuni pelatnas dan PPLOP.

Hanya satu-dua orang yang kemampuannya sedikit lebih mencolok, seperti Hanifan Yudani Kusumah dan Iqbal Chandra Pratama di kelas D putra. ‘’Belum ada tiga pekan mereka berkumpul di pelatnas, dan ternyata kemampuan terbaiknya belum pulih kembali,’’ tutur Catur.

Kini konsentrasi latihan pelatnas lebih mengarah ke peningkatan fisik, kendati para atlet juga terus diasah kemampuan teknik dan strategi pertandingan. Lebih-lebin pada akhir April mendatang, mereka bakal diturunkan dalam kejuaraan silat tahunan di Belgia.

‘’Tujuan pelatnas ini memang untuk menghadapi ASEAN Games di Filipina pada akhir 2019. Tapi kami tak ingin anak-anak sekadar ikut pada kejuaraan internasional tahunan di Belgia nanti. Ajang itu jadi semacam arena uji coba internasional,’’ kata Catur. (Setyo Wiyono)

Baca : Askot PSSI Solo Kembali Gelar Kursus Kepelatihan

Tinggalkan Pesan