Hujan Abu Terjadi di Lereng Merapi Sisi Timur

abu-merapi-boyolali
FOTO ILUSTARASI

*Abu Jangkau Wilayah Musuk

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Hujan abu kembali mengguyur wilayah Kecamatan Musuk, Tamansari dan Cepogo, Senin (25/3). Hal ini dipicu terjadinya guguran awan di puncak Merapi.
“Betul, disini sempat terjadi hujan abu pada pukul 11.30,” ujar Suwarnu (40), warga Dukuh Rejosari, Desa Sruni, Kecamatan Musuk.
Namun demikin, hujan abu tersebut tidak sampai mengganggu kegiatan warga karena turun sangat tipis. Abu terlihat berupa bintik-bintik putih menempel pada dedauan maupun di media lain yang ada di tempat terbuka.
“Memang terlihat ada abu yang menempel, namun langsung hilang karena tak lama kemudian turun hujan.”

Baca : Masyarakat Didorong Gunakan Sumber Pangan Non Beras

Baca : Waduh, Pemilih Bingung Buka Surat Suara

Widianto (45), warga Dukuh Songgobumi, Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari juga mengungkapkan kejadin serupa. Di wilayahnya juga diguyur hujan abu, dampak aktivitas Gunung Merapi. “Hanya hujan abu tipis.”
Terjadinya hujan abu juga diakui Trisnawan (46), warga Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo. Tetapi sangat tipis, hujan abu berlangsung antara sekitar pukul 11.00 hingga 12.00.
“Hujan abu pada jam 11.00 sampai jam 12.00, setelah itu berhenti.”
Diungkapkan, hujan abu tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas warga di lereng Gunung Merapi sisi timur tersebut. Mereka tetap beraktivitas normal seperti hari biasa. Petani tetap ke ladang dan pedagang juga berjualan di pasar.
Sementara itu berdasarkan keterangan di akun resmi twiiter @BPPTKG, awan panas guguran terjadi beberapa kali p[ada Senin (25/3). Antara lain terjadi pukul 04.24, pukul 06.17. Kemudian pukul 08.58, pukul 10.52, dan pukul 12.14.
Namun, awan panas guguran tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut. Awan panas yang terjadi masih dalam jarak kurang dari 3 km. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. (Joko Murdowo)

Baca : Sudimin Minta Waduk Cengklik Segera Dikeruk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here