Terlalu, Besi Pengaman Jalan Tol Dicuri

2
CEK BAJA PENGAMAN: Petugas mengecek kondisi baja pengaman jalan tol KM 479 Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota. Foto : Joko Murdowo

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Kawanan pencuri di Boyolali makin hari semakin nekat. Besi baja yang digunakan untuk pengaman jalan tol dan besi pengaman overpass, digasak.

Officer Enginner PT Waskita Karya, Iswahyudi menjelaskan, sejak dua bulan lalu sudah melihat ketidakberesan pada besi pengaman jalan tol tersebut. Benar saja, setelah dicek ternyata sejumlah besi baja pengaman bahu jalan mengalami penurunan elevasi atau melengkung. Setelah diteliti, ternyata banyak besi penyangga dan penyambung Guardrail atau batangan baja pengaman yang hilang.

“Setiap empat Guardrail ada besi penyangga dan penyambungnya. Nah yang diambil secara selang seling. Untuk menghindari kecurigaan,” katanya saat melakukan pengecekan, Rabu (27/3).

Hilangnya besi penyangga (post) dan Penyambung di Ruas Tol Salatiga-Kartasura sepanjang 31 kilometer ini hanya terjadi di wilayah Kiringan sampai Mudal, Kecamatan Boyolali Kota. Jika ditotal, besi penyambung yang hilang mencapai sebanyak 353 unit.

“Kalau untuk besi penyangganya ada sebanyak 117 buah yang hilang. Sedangkan mur bautnya tidak terhitung lagi berapa banyak yang hilang. Akibat penjarahan ini, kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah.”

Dari pemeriksaan, lanjutnya, pencuri terindikasi masuk ruas tol dengan merusak duri pagar pembatas jalan tol. Sebab di dekat titik-titik pencurian, terdapat kawat berduri yang dipotong. Padahal dampaknya sangat berbahaya kalau pagar pengaman rusak.

Dari pemerikaaan menyeluruh, sambungnya, pencurian di ruas tol Solo – Semarang yang terdiri dari empat seksi, yakni seksi A hingga D, pencurian hanya terjadi di ruas tol yang masuk wilayah Kiringan hingga Mudal yang masuk seksi C. 

Diakui, pihaknya sudah melaporkan kasus pencurian ini ke Polres Boyolali. Pihaknya berharap kasus penjarahan ini dapat terungkap. Hal itu untuk menghindari kasus hilangnya besi pembatas bahu jalan ini terulang lagi.

“Pembatas jalan ini sangat penting untuk menjaga keamanan pengendara. Apabila terjadi insiden kecelakaan, kendaraan masih dapat tertahan dan tidak keluar jalur.”

Ditemui terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kasat Reskrim, AKP Willy Budiyanto menyatakan sudah menerima laporan awal tindak kejahatan pencurian ini. Pihaknya bakal langsung menindak lanjuti kasus ini. “Kami secepatnya melakukan penyelidikan dan dalam waktu dekat ini akan kami gelar olah TKP.” (Joko Murdowo)

 

Tinggalkan Pesan