Diikuti 1.200 orang Unsur, TNI-Polri/masyarakat  Apel Resik- Resik Keraton Kasunanan

3
apel-resik-keraton

*Dalam rangka Persiapan Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwono XIII 

SOLO,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 1.200 orang terdiri atas TNI-Polri, lapisan masyarakat dan instansi terkait, menggelar Apel Resik- Resik Keraton bertempat di Halaman Parkir Kamandungan Komplek Keraton Kasunanan Surakarta.  Kegiatan dalam rangka Persiapan Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwono XIII Ke 15 Tahun 2019, Jumat (29/3/2019) mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat di Kota Solo.
Bertindak selaku Pimpinan Apel adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemprov Jateng dengan Penanggung jawab kegiatan Sekda Prov Jateng Sri Puryono Soedarmoningrat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Sekda Prov Jateng Sri Puryono Soedarmoningrat, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Asisten Deputi 1 Polhukam Mayjen TNI Wawan Kustiyawan, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Baca : KBD Tahap II Surakarta Dibuka Sasaran Program Fisik Non-fisik

Baca : Resmi Ditutup, TMMD Mojosongo Perwujudkan TNI Manunggal Membangun Desa

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ganjar Pranowo menyampaikan, bahwa Apel Resik- Resik Keraton bersama TNI, Polri dan Intansi ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan lingkungan kawasan Keraton Solo yang bersih dan kinclong. Apalagi keraton ini adalah bagian dari sejarah kebudayaan, sekaligus obyek wisata.
“Maka sudah semestinya asset ini harus selalu dijaga, supaya bersih njaba njerone, lahir dan batin. Dengan demikian Keraton Kasunanan yang berdiri sejak tahun 1744, tetap moncer sepanjang masa dengan segala keindahan bangunan dan warisan budayanya.”

Lebih Lanjut Gubernur Jateng berharap, resik-resik secara massal seperti ini bisa ditradisikan dan menjadi agenda rutin. Sehingga kita bisa memberikan contoh pada masyarakat bahwa gotong royong sebagai karakter Jawa Tengah harus terus dijaga. Apalagi Jawa Tengah memiliki branding Jateng Gayeng, yang guyub, rukun, bergotong royong dan harmonis dalam membangun kehidupan masyarakat di Jawa Tengah.

“Terkait hal tersebut, mari kita jadikan diri pribadi sebagai pelopor untuk menggairahkan kembali semangat bergotong royong dalam kebaikan, seperti halnya kegiatan hari ini yang dihadiri berbagai elemen masyarakat” pungkas Gubernur Jateng. (Budi Santoso)

Baca : Target RPJMD Jadi Prioritas Sekda Definitif

3 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan