Pemilih Butuh 5-8 Menit Mencoblos Lima Surat Suara

0
simulasi-pilpres-solo1

SOLO,suaramerdekasolo.com-Masyarakat yang bakal mencoblos pada Pemilu 17 April 2019 nanti, membutuhkan sekitar 5-8 menit saat mencoblos lima jenis surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal itu disampaikan Divisi Teknis Bidang Penyelenggaraan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta, Suryo Baruno, saat ditemui pada Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilhan Umum 2019 di Lapangan Sriwaru, Kelurahan Sondakan, Laweyan, Solo, Minggu (31/3).
“Simulasi itu bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat terhadap jalannya Pemilihan serentak pada 17 April mendatang. Selain itu KPU juga ingin menakar kesiapan KPPS serta PPS selama pemilihan berlangsung. Kami juga telah menghitung waktu pemilih melakukan pencoblosan, lebih kurang mereka membutuhkan waktu 5-8 menit untuk mencoblos lima jenis surat suara,” ungkap Suryo.
Menurutnya, simulasi itu diikuti seluruh warga Kelurahan Sondakan yang terdaftar di TPS 13. Sebanyak 289 Daftar Pemilih Tetap (DPT) hadir dan memberikan hak suaranya pada kegiatan tersebut.

Baca : Forum Perantara Ajak Masyarakat Jaga Kebhinekaan

Baca : Kampanye Terbuka Pemilu 2019 Berganti Tiap 2 Hari

“Simulasi ini diikuti seluruh warga yang sudah terdaftar dalam DPT di TPS 13. Bilik suara, kotak suara, KPPS dan PPS semuanya asli, namun untuk surat suara tidak menggunakan yang asli. Sebagai gantinya kami menggunakan surat suara yang bergambar buah-buahan dengan nomor yang juga berbeda,” ungkapnya.
Suryo menilai, kegiatan itu penting dilakukan sebagai persiapan KPU serta pihak keamanan menakar pemilihan pada hari H. Sehingga antisipasi dapat dilakukan dan juga meminimalisasi hal yang tak diinginkan ketika pemilihan berlangsung.
“KPU berusaha menakar waktu dan kesiapan dari masing-masing KPPS, selain itu pihak keamanan yaitu, Polri dan satuan keamanan lainnya, dapat mengantisipasi tiap TPS yang ada di Kota Bengawan saat Pemilu dilaksanakan,” kata Suryo.

Ruang luas

Disinggung terkait simulasi lanjutan, Suryo mengungkapkan, cukup sekali simulasi dilakukan di Kelurahan Sondakan. Pemilihan kawasan tersebut, lantaran lokasi TPS 13 berada di lapangan yang luas. Sehingga KPU lebih mudah memantau dan melakukan evaluasi hingga penghitungan suara selesai dilakukan.

simulasi-pilpres-solo2

Baca : Sebelum Pemilu 4.500 Keping E-KTP Sampai ke warga

Simulasi dilakukan layaknya Pemilu pada umumnya, KPPS memanggil warga yang terdaftar di DPT dan menunjukkan formulir C6 untuk menunggu giliran pencoblosan di bilik suara. Masing-masing warga diberikan lima jenis surat suara yang ber-KTP Solo. Setelah mencoblos dan memasukkan seluruh surat suara mereka juga mencelupkan jari kelingking pada tinta yang sudah disediakan.
Lebih lanjut, Ketua KPU Surakarta, Nurul Sutarti menyoroti kecepatan dan kesiapan KPPS saat menerima dan mengarahkan pemilih yang akan mencoblos. Dirinya menilai, KPPS ke empat dan kelima harus lebih teliti apakah pemilih tersebut masuk dalam DPT atau tidak.
“KPPS harus lebih jeli dan teliti saa menerima kedatangan pemilih, karena antara DPT, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK) memilik format C7 yang berbeda. Kami sudah mengimbau hal tersebut kepada masing-masing KPPS di tiap 1.734 TPS yang ada di Solo,” katanya. (Ilham Baktora)

Baca : Lebar Surat Suara Jadi Kendala Sebagian Pemilih

Tinggalkan Pesan