Pelajar Tak Bisa Urus Formulir A5

0
formulira-a5-kpu-solo

*KPU Perpanjang Daftar Pindah Pemilih

SOLO,suaramerdekasolo.com-Masyarakat atau pemilih berstatus pelajar yang ingin pindah memilih untuk Pemilu 17 April 2019 di luar daerah tempat memilihnya, tak bisa mengurus formulir A5. Pelajar tak bisa mengurus lantaran status mereka diluar kriteria pemilih yang diputuskan Mahkamah Konstitusi untuk memperpanjang pendaftaran A5 hingga 10 April 2019.
“Sesuai surat edaran yang dikirimkan ke KPU Surakarta, keputusan MK pada 1 April lalu memutuskan untuk memperpanjang pendaftaran pindah pemilih hingga H-7. Sehingga batas waktu mengurus formulir A5 dibuka hingga Rabu (10/4) mendatang khusus pemilih dengan empat kriteria,” ungkap Ketua KPU Kota Surakarta, Nurul Sutarti, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/4).
Nurul menjelaskan, keputusan tersebut hanya berlaku bagi masyarakat yang menjalani perawatan medis di rumah sakit, menjalani masa penahanan di lembaga kemasyarakatan (lapas), pemilih yang terkena bencana alam serta pemilih yang menjalankan tugas atau pekerjaan diluar tempat memilihnya.

Pihaknya mengatakan, informasi perpanjangan pindah memilih menjadi angin segar bagi pelajar dan mahasiswa yang terlambat mengurus formulir A5 pada 17 Maret lalu. Namun mahasiswa yang datang menyalahartikan pendaftaran tersebut berlaku untuk seluruh masyarakat yang tak bisa menggunakan hak suara diluar tempat memilihnya karena beberapa alasan.

Baca : H-3, Surat Suara Harus Sampai di Pelosok Desa

Baca : KPU Surakarta Terima 3.470 Permintaan Pindah Pemilih Formulir A5

Dua Pendaftar

“Hampir setiap hari mahasiswa dan pelajar datang mengurus pindah memilih sejak keputusan MK muncul. Sehingga kami harus menjelaskan jika pendaftaran tersebut berlaku terhadap masyarakat yang masuk di empat kriteria yang ada dalam surat edaran MK tersebut. Sebenarnya 17 April merupakan hari libur nasional karena bertepatan dengan hari pemilihan, sehingga pelajar atau mahasiswa bisa menggunakan waktu tersebut untuk kembali ke tempat tinggalnya untuk memilih,” kata dia.

Lebih lanjut, Divisi Bidang Perencanaan, Data dan Informasi KPU Surakarta, Kajad Pamudji Joko Waskito menerangkan, hingga Jumat (5/4), KPU baru menerima dua pendaftar pindah memilih. Keduanya lantaran bertugas diluar negeri hingga melebihi waktu pemilihan.
“Sudah ada dua pendaftar yang kami buatkan A5. Keduanya memiliki tugas diluar negeri ke Malaysia dan Turki, selain itu mereka juga menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPS-LN). Sehingga mereka dapat menggunakan hak suaranya di TPS yang disediakan diluar negeri,” kata Kajad. (Ilham Baktora)

Baca : Deklarasikan Pemilu Damai, 3.149 Ketua KPPS Dilantik

Tinggalkan Pesan