Penahanan Dokter Berjiwa Sosial Tinggi Agar Ditangguhkan

0
dokter-martanto-wonogiri-ditahan

*Karena Kirim Meme di Whatsapp Group

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Dokter Martanto ditahan lantaran WAG (whatsapp group) yang memuat ujaran kebencian kepada tokoh partai terbesar di Indonesia. Awalnya perkara ini mencuat pada tahun 2018 dan tidak dikenakan penahanan. Entah kenapa sejak  3 april 2019 yang bersangkutan ditahan setelah melalui sidang ke-9.

Pengacara asal Solo Dr HM Taufik SH, MH dalam rilis yang diterima suaramerdekasolo.com, Jumat (5/4) menilai pasal 28 dan 45 UU ITE tahun 2008 yang diterapkan terkesan sangat dipaksakan.
“Pasalnya meme itu sudah jadi rahasia umum dan cuma di kalangan dokter yang tergabung di WAG,” terangnya.

Muhammad Taufiq berencana akan ikut mendampingi pada sidang Selasa mendatang. “Banyak pihak sangat menyayangkan penahanan ini,” tegasnya.

Pihaknya akan meminta dokter Martanto ditangguhkan atau dikalahkan penahannya mengingat ia dokter yang sangat sosial. 

“Kalau praktik hari Jumat cuma memungut ongkos Rp 15.000. Dokter berputra 5 itu sehari-hari rata-rata pasien 50, kalau Jumat malah 80.”

Ia berharap majelis hakim menggunakan hukum progresif bahwa dokter yang sosial ini karena pasien dan perilaku baik itu permohonan bisa dikabulkan. Ia menilai penahanan ini tidak tepat sebab ia relawan yang aktif ke Palestina, Turket, Rohingnya, Philiphina dan lain-lain. (BS)

Baca : Baru 300 Km Bengawan Solo Ditangani Permanen

Tinggalkan Pesan