Dua Pemanjat Solo Segera Merapat ke Jatidiri

LEAD: Pemanjat Solo M Marsudin menyelesaikan pemanjatan jalur lead pada papan panjat di kompleks Stadion Manahan, beberapa waktu lalu. Foto : Setyo Wiyono

SOLO,suaramerdekasolo.com  – Dua pemanjat Solo, M Marsudin dan Sutrisno masuk dalam training camp (TC) Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jateng. Keduanya segera merapat untuk mengawali latihan yang diproyeksikan untuk menghadapi Pra-PON 2020, di papan panjat kompleks Stadion Jatidiri Semarang, akhir April ini.

‘’Semestinya ada tiga orang atlet Solo yang akan memperkuat tim Jateng. Tapi Alfian Muhammad Fajri mengikuti pelatnas, serta saat ini sedang menghadapi serangkaian kejuaraan di Swis, Rusia, Tiongkok dan Jerman,’’ kata pelatih Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Solo, Guntur Joko Purwanto, Minggu (7/4).

Marsudin dan Sutrisno merupakan peraih sejumlah medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV/2018. Marsudin merebut emas nomor lead perorangan putra, lead campuran, lead tim putra, boulder tim putra dan boulder campuran, serta sekeping perak boulder perorangan putra.

Sedangkan Sutrisno menggenggam medali emas dari nomor lead tim putra, boulder tim putra dan boulder campuran.  Selain itu, dia juga meraih medali perak lead perorangan putra dan perunggu boulder perorangan putra.

 

Latihan di Manahan

Selama ini, dua atlet tersebut mengasah kemampuan dalam latihan di papan panjat kompleks Stadion Manahan. Sedangkan Alfian menjalani TC pelatnas di Yogyakarta sejak Februari silam, sebelum bersama tim Merah Putih bertolak dari Tanah Air menuju Swis pada awal pekan lalu, guna mengikuti kejuaraan IFSC Climbing World Cup di Meringen.

‘’Sejauh ini kondisi fisik dan kemampuan Marsudin dan Sutrisno tetap terjaga, meski mengalami sedikit penurunan. Latihan di Solo selama Januari-Maret tidak terlalu optimal, karena selama rentang waktu itu hujan sering turun sehingga tak bisa latihan outdoor,’’ tutur Guntur.

Lalu, berapa jumlah atlet yang akan mengikuti TC di Jatidiri? Guntur belum bisa menyebutkan. Menurut informasi yang dia terima, salah satu yang digunakan sebagai referensi dalam pembentukan tim guna menghadapi Pra-PON memang hasil Porprov Jateng 2018.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here