760 Keluarga Penerima PKH Sudah Mandiri

0
KPM-PKH-Wonogiri

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com- Sebanyak 760 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Wonogiri telah berhasil menjadi mandiri. Keluarga-keluarga tersebut tidak lagi bergantung pada bantuan-bantuan PKH.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Wonogiri Suwartono mengatakan, jumlah keluarga yang digraduasi tersebut merupakan terbesar di Provinsi Jawa Tengah. “Jumlah KPM di Wonogiri sampai saat ini sebanyak 39.339 keluarga. Kabupaten Wonogiri sudah menggraduasi 760 KPM. Angka itu merupakan tertinggi di Provinsi Jawa Tengah,” katanya saat mengadakan Jambore PKH di alun-alun Kabupaten Wonogiri, Selasa (9/4).

Selain itu, Wonogiri juga mendapatkan beberapa penghargaan. Antara lain juara pertama teamwork terbaik se-Jawa Tengah, juara ke dua Administrator Pangkalan Data (APD) se-Jawa Tengah, dan kabupaten terbaik ke tiga di Jawa Tengah. 

Adapun pendamping graduasi terbaik tingkat Kabupaten Wonogiri diraih Fitri Ciptaningtyas. Dia berhak memperoleh penghargaan itu karena jumlah KPM yang sudah mundur dari penerima bantuan PKH mencapai 94 keluarga.

Pendamping terbaik pemberdayaan KPM diraih Agus Saryanto yang mempu memberdayakan KPM melalui beberapa Kelompok Usaha Bersama (Kube). Sedangkan administrator pangkalan data terbaik diraih Wahyudi karena mampu mengolah data KPM PKH secara cepat dan tepat.

“PKH Kabupaten Wonogiri juga memiliki 517 anak prestasi. Tentu saja prestasi tesebut bisa didapat atas kerja sama semua sumberdaya manusia (SDM) PKH dan menjadi pemecut meraih prestasi lebih baik lagi,” katanya.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Provinsi Jateng Sarjimo mengatakan, PKH di Jateng dimulai tahun 2011. Adapun kuota KPM untuk Jateng mencapai 1,5 juta keluarga. Sebanyak 39.000 di antaranya untuk Kabupaten Wonogiri. 

“PKH sangat memberi kontribusi untuk menurunkan angka kemiskinan karena sekitar 3,9 juta warga Jateng berada di bawah garis kemiskinan. Adapun jumlah KPM yang lulus atau tergraduasi mencapai 194.000 keluarga,” terangnya. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan