Bawaslu Sukoharjo Waspadai Serangan Fajar

0
bawaslu
ILUSTRASI

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo mulai melakukan langkah-langkah antisipasi terjadinya pelanggaran. Khususnya menjelang Hari H coblosan 17 April mendatang.

Pengawasan terhadap pelanggaran money politik menjadi salah satu fokus Bawaslu Sukoharjo. Di kalangan pemilih, money politik ini sering disebut “Serangan Fajar” yang mulai terjadi menjelang hari H coblosan. Muladi Wibowo, komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Hukum dan Informasi Data menjelaskan, saat ini pihaknya fokus pada pembersihan alat peraga kampanye (APK). Khususnya yang ada di lokasi yang dilarang atau steril APK.
“Kami juga melakukan patroli pengawasan money politik. Harapannya, tidak ada praktik-praktik pelanggaran pada pemilu nanti,” jelas Muladi.
Karena itu pihaknya terus melakukan upaya untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan rencananya dalam waktu dekat akan digelar apel siaga anti money politik. Diharapkan dengan makin ketatnya pengawasan yang dilakukan, pelanggaran dapat ditekan.
Pengawasan nantinya juga akan dilakukan hingga TPS. Terkait dengan hal itu, pihaknya sudah menempatkan satu pengawas untuk satu TPS. “Ini terus kami lakukan pengawasan dan koordinasi hingga ke bawah,” imbuhnya.

Terkait dengan money politik sendiri sudah diatur dalam UU No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Aturan mengenai money politik tertuang dalam sejumlah pasal.(Heru susilo)

Tinggalkan Pesan