Penjara Tiga Tahun Menunggu Pelaku Money Politik

0
APEL SIAGA : Ratusan personel pengawas pemilu di bawah komando Bawaslu Kabupaten Sukoharjo mengikuti Apel Siaga Pengawas di Alun-alun Satya Negara, Jumat (12/4) pagi.

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Peringatan keras untuk semua pihak yang akan mencoba melakukan money politik. Penjara tiga tahun sudah menunggu bagi mereka yang tertangkap dan terbukti. 

Hal itu dikatakan Bawaslu Kabupaten Sukoharjo saat menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu di Alun-alun Satya Negara, Jumat (12/4). Apel dalam rangka mengecek kesiapan jajarannya untuk melakukan pengamanan hari tenang, diikuti 500 personel Bawaslu Sukoharjo beserta jajaran dibawahnya yang hadir. 

”Kami sudah melakukan pemetaan dan kami harap personel kami dilapangan bisa melakukan pengawasan dengan baik. Kami sudah memberikan pembekalan pada mereka terkait aturan dan lain sebagainya. Masyarkat Sukoharjo juga diminta untuk melaporkan bila ada indikasi dan potensi pelanggaran pada pemilu 2019 ini,” papar Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto.

Dijelaskan, ada dua fokus yang ditekankan oleh Bawaslu pada pengawas. Yaitu saat masa tenang dan coblosan. Sebab dua momen tersebut sangat rawan terjadi pelanggaran. Yaitu money politik dan kampanye. 

Khusus untuk money politik, pihaknya mengingatkan pada semua pihak untuk hati-hati. Sebab ancaman pidana sudah jelas diatur dalam UU Pemilu. Dimana, bagi mereka yang tertangkap dan terbukti melakukan money politik, bisa dipidana selama tiga tahun. “Hari tenang sendiri jatuh pada tanggal 14, 15, dan 16 April. (Heru susilo)

Tinggalkan Pesan