Camat Purwantoro Berharap Keringanan Sanksi

0
rekaman-video-camat-purwantoro

*Rekaman Video Berbau Kampanye

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com- Camat Purwantoro Joko Susilo mengaku khilaf saat menyampaikan sambutan berbau kampanye pada sebuah acara di pendapa kecamatan tersebut yang terekam dalam sebuah video, 8 April lalu. Di sisi lain, dia berharap keringanan sanksi karena menjadi tulang punggung bagi keluarga dan anak-anaknya yang masih sekolah.

Joko mengatakan, pernyataan yang terekam dalam video itu atas inisiatifnya sendiri. Adapun anjuran memilih calon presiden Jokowi dan beberapa calon legislatif itu bukan merupakan titipan dari Bupati, seperti yang dia ucapkan dalam video. “Itu bukan titipan Bapak Bupati. Itu inisiatif saya sendiri,” katanya usai diperiksa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri, Senin (15/4).

Oleh karenanya, dia telah melaporkan persoalan itu kepada Bupati dan meminta maaf atas kejadian tersebut. “Saya sudah meminta maaf. Khilaf karena sudah membawa-bawa nama Bupati. Bapak Bupati juga sudah mengingatkan agar jangan ada lagi peristiwa seperti itu,” ujarnya.

Joko berharap sanksi yang ditimpakan kepadanya tidak terlalu berat. Pasalnya, dia menjadi tulang punggung bagi keluarga dan tiga anaknya masih sekolah. Meski demikian, pihaknya akan mengikuti proses yang harus dilalui.

Klarifikasi

Sementara itu, ketua Bawaslu Kabupaten Wonogiri Mahbub Ali mengatakan, pihaknya telah selesai mengklarifikasi Camat Purwantoro Joko Susilo sebagai terlapor. Adapun saksi yang telah diperiksa sebanyak delapan orang. Selanjutnya, pihaknya akan menggelar sidang pleno Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Senin malam (15/4).
“Sidang Gakkumdu nanti memutuskan apakah pasal yang disangkakan kepada terlapor memenuhi atau tidak,” terangnya.

Seperti diketahui, Camat Purwantoro Joko Susilo dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Wonogiri. Dia terekam dalam sebuah video sedang menyampaikan sambutan mengarah kepada kampanye dalam sebuah acara yang berlangsung di pendapa Kecamatan Purwantoro, 8 April lalu.
Acara tersebut sebenarnya diadakan oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di pendapa Kecamatan Purwantoro. Adapun dia diundang untuk menyampaikan sambutan. “

Menurutnya, sambutannya secara keseluruhan sebenarnya lebih menekankan pancaprogram Bupati Wonogiri untuk disinkronkan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat. Pihaknya juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih sesuai pilihan masing-masing. Tujuannya agar tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 nanti bisa mencapai target 76%. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan