Coblosan, Awan Panas Merapi Meluncur Dua Kali

0
abu-merapi-boyolali
FOTO ILUSTARASI


KLATEN,suaramerdekasolo.com-Bertepatan hari H coblosan Pemilu 2019, Gunung Merapi meluncurkan dua kali awan panas. Luncuran mencapai jarak 1,4 kilo meter.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Dodi Hermanu menjelaskan guguran terjadi saat dini hari dan siang hari.
” Namun tidak ada perubahan status dan tetap waspada level dua,” jelasnya, Rabu (17/4).

Dikatakannya, guguran pertama terjadi pada pukul 02.00 berdurasi 114 detik dengan jarak luncur mencapai 1.100 meter ke arah hulu Sungai Gendol di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Guguran kedua terjadi pada pukul 11.30 dengan durasi 45 detik dan jarak luncur mencapai 1.450 meter dengan arah yang sama ke alur Sungai Gendol. Luncuran itu bukan yang terpanjang sebab bulan lalu pernah mencapai 1,9 meter dan terjadi sebanyak tujuh kali dalam sehari.

Kondisi Gunung Merapi masih seperti biasa sebab tidak ada abu di permukiman. Aktivitas itu tidak mengganggu pelaksanaan Pemilu di Kecamatan Kemalang dan sekitarnya. Warga berkegiatan seperti biasa. Namun demikian, masyarakat diminta waspada dan tidak mengendurkan kewaspadaan. Ronda malam dan pemantauan diminta dilaksanakan. Warga diminta tetap mematuhi arahan dan informasi dari pemerintah. Warga diminta tidak mempercayai informasi yang tidak jelas dan di luar lembaga resmi pemerintah. ” Selain itu hujan dan lisus diminta tetap diwaspadai,” tambahnya.

Potensi hujan dan lisus masih mungkin terjadi. Terbukti di Kecamatan Wonosari dua hari lalu terjadi di beberapa desa dan merusakan rumah warga. Meskipun tidak ada korban jiwa diminta warga tetap waspada. (Achmad Hussain)

Tinggalkan Pesan