PDIP Klaim Menang, Gerindra Tunggu KPU

0
pilkada-wonogiri-2020
FOTO ILUSTRASI

SOLO, suaramerdekasolo.com – Kendati KPU Surakarta belum menentukan perolehan suara masing-masing pasangan capres-cawapres dalam Pilpres 2019, PDI Perjuangan (PDIP) mengklaim suara pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin lebih banyak dibanding pasangan Prabowo-Sandiaga.
Di sisi lain, Partai Gerindra memilih menunggu keputusan resmi KPU terkait perolehan suara pasangan capres-cawapres yang diusungnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan, perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin mencapai 82 persen dari total pemilih di Kota Bengawan.
“Kami terus mendorong sukarelawan untuk memantau dan bekerja mencapai jumlah tersebut. Dari beberapa hasil hitung cepat, sekitar 82 persen suara Jokowi-Ma’ruf Amin tercatat di Kota Bengawan. Angka tersebut akan bertambah, sehingga kami optimistis Jokowi-Amin menang seperti PDIP yang mencapai 23 persen secara nasional sehingga juga dikatakan menang di Solo,” urai dia, Rabu (17/4).
Pernyataan berbeda disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Surakarta, Ardianto Kuswinarno. Ardianto mengaku, belum bisa membeberkan data perolehan suara pasangan Prabowo-Sandiaga. “Kami belum bisa memberikan jumlah pasti suara Prabowo-Sandiaga Uno di Solo. Kami mengikuti perolehan dan perekapan suara dari KPU Surakarta,” terangnya.
Meski demikian ia mengakui, Solo bukan lumbung suara bagi pasangan calon (paslon) nomor urut 02 tersebut. “Solo memang bukan lokasi yang harus mendapatkan suara tinggi untuk Paslon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02. Namun kami optimistis Prabowo-Sandiaga Uno menang karena mendapat suara 55,4 persen secara nasional,” tegas Ardianto.
Sementara itu hingga pukul 22.00, KPU Surakarta belum mengkonfirmasi jumlah perolehan suara masing-masing paslon. Berdasarkan data lembaga penyelenggara Pemilu tersebut, di Solo terdapat 421.999 pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan jumlah TPS sebanyak 1.734 titik. (Ilham Baktora)

Tinggalkan Pesan