Kawal Pemilu, Ketua PPK Tasikmadu Terserang Stroke

penghitungan-suara-pemilu
KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tasikmadu Sapto Nugroho mengalami stroke, beberapa saat setelah bertugas mengawal pelaksanaan pemilu di Kecamatan Tasikmadu. HIngga saat ini, Sapto masih dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar.
Tugas sebagai ketua PPK, sementara digantikan Joko Prasetyo sebagai pelaksana harian (Plh), yang ditetapkan melalui kesepakatan empat personel PPK yang masih ada dan dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar. 
Plh Ketua PPK Tasikmadu Joko Prasetyo menuturkan, Sapto Nugroho masih menjalankan tugas hingga hari H pemungutan suara, 17 April lalu. Namun pada sore hari tanggal tersebut, dia mengeluh tidak enak badan karena kecapekan. 
“Oleh rekan PPK, Pak Sapto diminta pulang untuk istirahat. Malamnya, Pak Sapto komunikasi dengan saya lewat ponsel, menyampaikan tidak bisa datang ke sekretariat PPK karena belum fit. Kami masih sempat komunikasi lewat ponsel, untuk beberapa urusan pemilu di Tasikmadu. Sampai pukul 22.00, masih komunikasi,” jelasnya, Selasa (23/4). 
Pada 18 April pagi, Joko mendengar kabar jika Sapto dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Karanganyar dan dirawat di Ruang ICU karena koma. 
“Sempat tidak sadar dua hari di ICU. Karena serangan stroke. Ada penyumbatan pembuluh darah, tapi saya tidak tahu tepatnya di mana. Karena itu medis,” tuturnya. 
Saat dijenguk rekan-rekan PPK di bangsal perawatan, Sapto tidak bisa berkomunikasi. “Kondisinya setengah sadar. Tidak bisa bicara. Waktu melihat teman-teman PPK menjenguk, hanya keluar air mata,” ujarnya. 
Joko mengaku tidak tahu persis riwayat penyakit yang pernah diderita rekannya. Yang dia tahu, Sapto kadang mengeluh sakit di lambung jika terlambat makan. Mengenai penyebab serangan stroke, Joko menduga, karena beban tugas sebagai ketua PPK yang menyita waktu dan pikiran.  
Dikatakannya, karena satu personel PPK sakit, otomatis yang bekerja tinggal empat personel yang tersisa. 
“Ya berat, karena personelnya kurang. Tapi tugas tetap kami selesaikan dengan sisa personel yang ada. Dalam waktu tiga sampai empat hari ke depan, diperkirakan rekapitulasi penghitungan di PPK Tasikmadu sudah bisa selesai. Sampai hari ini, proses sudah mencapai 70 persen,” jelasnya. (Irfan Salafudin) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here