Tujuh Karateka Solo Siap Tembus Tim Pra-PON

karateka-solo
BERLATIH: Sejumlah karateka Solo berlatih di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Stadion Manahan, Solo. (Suaramerdekasolo.com/SetyoWiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tujuh karateka Solo bersiap menembus tim Pengprov Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (Forki) Jateng yang diproyeksikan guna menghadapi Pra-PON 2020. Mereka telah ditempa intensif sebelum mengikuti seleksi daerah (selekda) yang rencananya diselenggarakan di GOR Tri Lomba Juang Semarang, Minggu (28/4).

Menurut Ibnu Salimi, para atlet tersebut merupakan para peraih medali bagi kontingen Kota Bengawan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV/2018 lalu. ‘’Sebenarnya ada sembilan atlet peraih medali Porprov, namun dua di antaranya tidak bisa turun. Ayu Diah sedang hamil dan Mutia Silviyantri telah melewati batas usia maksimal,’’ kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Forki Surakarta itu, Selasa (23/4).

Tujuh atlet yang disiapkan bertarung di Kota Lumpia tersebut antara lain Getta Shafada Aryadilana yang biasa duel di kelas -84 kg dan  Era Septiyani (-55 kg). Keduanya meraih medali emas pada Porprov 2018.

Selanjutnya, Ngalim Amriyadi (peraih dua perak dan sekeping perunggu/kata dan kumite -67 kg), Aprilia Yustiana (perak -68 kg), Agvyan Rizky Pradana (perunggu kata beregu), Malik Rizki Irawan (perunggu kata beregu) dan Bramantyo Eko Pranowo (perunggu kata perorangan).

‘’Malik Rizki saat ini juga sedang membela tim Solo dalam Pekan Olahraga Daerah (Popda) SMA tingkat Jateng di Semarang,’’ jelas Salimi.

Dia meminta para karateka Kota Bengawan tersebut untuk benar-benar tampil maksimal sehingga bisa menembus tim Pra-PON Jateng. Secara perhitungan, menurutnya atlet-atlet itu mampu masuk tim inti.

‘’Misalnya Aprilia, dia memang meraih perak pada Porprov lalu. Tetapi lawannya yang meraih emas, saat ini sudah melewati batas maksimal usia untuk masuk tim Jateng. Malik dan atlet lain sekarang juga kian bagus performanya,’’ ujar Salimi.

Kendati demikian, dia tidak memandang sebelah mata lawan-lawan tim Solo dalam seleksi nanti. Sebab, perkembangan dan peta persaingan karate di Jateng saat ini relatif merata.(Setyo Wiyono)

 

Tinggalkan Pesan