Kantor Pertanahan Sukoharjo, Canangkan Zona Bebas Korupsi

0
bpn-sukoharjo
PASANG PIN : Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya memasangkan PIN pada pegawasi Kantor Pertanahan Sukoharjo dalam acara Pencanganan Zona Integritas, di aula Kantor Pertanahan.

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Kantor Pertanahan Sukoharjo mencanangkan Pembangunan Zona Integritas dan Penandatanganan Pakta Integritas, Kamis (25/4). 
Tujuan dari pencanangan tersebut adalah menuju wilayah bebas korupsi serta wilayah birokrasi bersih melayani. Kepala Kantor Pertanahan Sukoharjo Dwi Purnama mengatakan, pencanangan tersebut sebagai wujud komitmen dan keinginan kuat serta kesungguhan dalam mengukuhkan diri untuk mencegah terjadinya korupsi. Juga, komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan yang disertai upaya mewujudkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.
“Melakukan pemberantasan korupsi merupakan upaya meningkatkan kinerja, tidak hanya demi mewujudkan reformasi birokrasi yang merupakan target yang telah ditetapkan dalam membentuk institusi yang modern, tetapi sudah menjadi keharusan yang utamanya untuk memenuhi ekspektasi dan aspirasi masyarakat, yaitu tata kelola pemerintahan yang cepat, akurat dan akuntabilitas,” paparnya.
Karena itu seluruh pejabat akan memberikan pelayanan yang lebih baik dan itu sudah menjadi peraturan yang harus dilaksanakan. Terkait dengan penekanan dari pencanangan Zona Integritas ini, Dwi mengatakan, di dalam harus berish melayani bebas korupsi.
Di samping itu, penanganan segala masalah pertanahanharus cepat, tepat dan akuntabilitas.
“Pengawasan khusus di sini sudah ada, karena sudah ada tim yang dibentuk. Dimana, masing-masing pejabat mengawasi terhadap semua pelayanan dan tingkah laku pegawai. Secara berkala itu akan dilakukan evaluasi untuk mengetahui mana saja yang perlu dibenahi untuk menuju yang lebih baik,” tegasnya.
Sekali lagi, Dwi Purnama menegaskan, penerapan zona integritas ini merupakan salah satu formulasi yang tepat untuk dapat mengembalikan dan meningkatkan wibawa serta citra kementerian pada umumnya dan Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo pada khususnya.

Pihaknya juga mempersilahkan bagi masyarakat yang tidak puas atau melakukan kritik untuk komunikasi langsung ke Kantornya. Terlebih sudah ada layanan pengaduan baik melalui medsos atau layanan telepon.
Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengapresiasi apa yang dilakukan Kantor Pertanahan Sukoharjo. Pihaknya berharap apa yang dilakukan tersebut bisa menjadi contoh yang baik, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik. Khususnya soal pertanahan di Sukoharjo. (Heru susilo)

Tinggalkan Pesan