Bupati Bantah Arahkan Memilih Capres

0
Video-Kampanye-Camat-Purwantoro

*Dugaan kampanye Camat Purwantoro 

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com- Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri, Senin (29/4). Bupati dipanggil sebagai saksi kasus dugaan kampanye Camat Purwantoro Joko Susilo yang terekam dalam sebuah video.

Dalam video yang beredar, Camat Purwantoro terekam mengatakan, bahwa arahan untuk memilih salah satu pasangan Capres dan beberapa Caleg merupakan ‘titipan’ Bupati ketika menggelar sebuah sarasehan di The Sunan Hotel Solo, 6 April lalu. Namun, Bupati membantah telah mengarahkan para kepala desa, lurah, dan camat untuk memilih salah satu pasangan Capres-Cawapres dalam Pemilu 2019 lalu. 
“Tidak ada dukung-mendukung (dalam sarasehan itu). Saya tahu peraturan. Saya tidak mengarahkan harus ke sana atau ke sini,” kata Bupati usai dimintai keterangan di kantor Bawaslu Kabupaten Wonogiri, Senin (29/4).

Acara sarasehan di The Sunan Hotel Solo tersebut merupakan forum informal untuk mengantisipasi dinamika politik yang cenderung mengkhawatirkan. Pasalnya, banyak beredar isu-isu sektarian, hoaks, dan ujaran kebencian.

Oleh karenanya, dia meminta para bawahannya untuk memberi edukasi yang baik kepada masyarakat. “Saya menyampaikan tanggung jawab untuk menciptakan wilayah yang kondusif. Bupati berkepentingan langsung agar jangan sampai program-program pemerintahan terganggu. Kalau sampai ada kegaduhan Pemilu, akan mengganggu esensi pembangunan,” terangnya.

Mengenai Camat Purwantoro yang mencatut nama Bupati dalam video, dia akan segera memanggilnya. Hal itu untuk mengetahui tendensi atau latar belakang Camat mengeluarkan statemen tersebut. “Mungkin beliau saat itu baru bangun tidur, belum ngopi. Saya akan undang secara pribadi. Saya akan meminta yang bersangkutan untuk memohon maaf secara terbuka,” ujarnya.

Inisiatif sendiri

Ketua Bawaslu Kabupaten Wonogiri Mahbub Ali mengatakan, pihaknya telah memeriksa sepuluh saksi. Setelah memeriksa Bupati, pihaknya akan menggelar rapat pleno Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Senin malam (29/4). “Besok (Selasa, 30/4) keputusannya keluar,” katanya.

Seperti diketahui, Camat Purwantoro Joko Susilo dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Wonogiri. Dia terekam dalam sebuah video sedang menyampaikan sambutan mengarah kepada kampanye dalam sebuah acara yang berlangsung di pendapa Kecamatan Purwantoro, 8 April lalu.

Joko mengatakan, pernyataan yang terekam dalam video itu atas inisiatifnya sendiri. Adapun anjuran memilih calon presiden Jokowi dan beberapa calon legislatif itu bukan merupakan titipan dari Bupati, seperti yang dia ucapkan dalam video. “Itu bukan titipan Bapak Bupati. Itu inisiatif saya sendiri,” katanya. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan