Pedagang Pasar Ayam Semanggi, Tolak Pemindahan

0
ayam-semanggi
PILIH AYAM: Salah seorang pedagang memilih ayam yang akan dijual di Pasar Ayam dan Kambing Semanggi, Pasarkliwon, Solo, Senin (29/4). (Suaramerdekasolo/ilham)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Sejumlah pedagang di Pasar Ayam dan Kambing Semanggi, Pasarkliwon, Solo, meminta Pemkot mengkaji ulang pemindahan mereka ke lokasi baru di pinggir utara kota.

Sebab hal itu berpengaruh terhadap jarak tempuh lantaran lokasi yang tidak strategis untuk pemasok maupun pedagang. “Lokasi pasar saat ini sudah sangat strategis, pemasok dan pedagang dari Wonogiri, Klaten dan Sukoharjo yang menyuplai ayam ke pasar itu diuntungkan karena berada di tengah kota. Jika ditempatkan di pinggiran kota, hal tersebut berpengaruh terhadap jarak tempuh yang makin jauh,” ungkap seorang pedagang ayam asal Sukoharjo, Suparni, Senin (29/4).
Menurutnya, kabar pemindahan lokasi pasar telah berhembus sejak lama. Ketika wacana pembangunan RSUD Semanggi akan dimulai, pedagang sudah mendengar jika mereka harus berpindah. Namun keputusan Pemkot untuk memindah pedagang belum jelas, sehingga pedagang memilih bertahan.
Mereka mengaku was-was terlebih, informasi belum jelas dan lurah pasar mengimbau agar tidak khawatir. Namun, RSUD Semanggi yang sebentar lagi diresmikan mmenjadikan kabar pemindahan lokasi pasar muncul kembali.
Karena itu pedagang minta Pemkot mengkaji ulang pemindahan pasar ke pinggir utara Kota Bengawan tersebut. “Jika memang dipindah, lokasi yang dipilih tak perlu jauh dari kawasan Semanggi dan masih berada di tengah kota,” pintanya.
Salah seorang pemasok, Bayu Ruwanto menolak untuk dilakukan pemindahan. Karena itu berdampak pada pengeluaran ongkos kirim yang terpaut lebih tinggi jika benar dipindah di kawasan Mojosongo.  “Pasar ini sudah dikenal baik pedagang Solo dan sekitarnya. Jika dipindah akan mempengaruhi jarak tempuh yang makin jauh. Seharusnya, Pemkot tetap mempertahankan lokasi yang strategis untuk perdagangan ayam dan kambing di tempat ini,” ungkap dia.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta, Subagyo mengungkapkan, pemindahan pasar ayam dan kambing masiih proses koordinasi dengan Wali Kota Surakarta. Rencananya, pemindahan pasar tersebut ditempatkan di kawasan Mojosongo.
“Rencananya memang dipindah ke daerah Mojosongo, namun masih akan dikoordinasikan kembali. Terkait jadwal pemindahan kami lakukan bertahap, kami belum bisa memastikan, sementar ini masih menunggu keputusan Wali Kota Surakarta,” kata dia. (ilham)

Tinggalkan Pesan