Minim Pengetahuan Hidup Sehat, Kawasan Pinggiran jadi Perhatian Komunitas Arsa

0
arsa-regional-solo2


BOYOLALI ,suaramerdekasolo.com- Masyarakat yang tinggal di kawasan-kawasan pinggiran di Kabupaten Boyolali seperti, Juwangi, Kemusu dan Sambi menjadi target Komunitas Arsa Regional Solo untuk diberikan kegiatan penyuluhan dan edukasi kesehatan. berdasarkan survei komunitas yang bernaung di bawah CT Arsa Foundation itu, warga yang tingga di wilayah pinggiran tersebut terindikasi mengesampingkan hidup sehat dan minim dalam memperhatikan kesehatannya.
Ketua Regional Komunitas Arsa Solo, Winda Hastuti saat ditemui Suara Merdeka di sela-sela acara Aku Sehat x Taman Baca Masyarakat Panggon Sinau di Dusun Jayan, Desa Senting, Sambi Boyolali mengungkapkan, komunitasnya hadir di tengah-tengah masyarakat bersama memberikan penyuluhan dan edukasi tentang kesehatan terutama kepada anak-anak dan orang tua.
“Berdasarkan kajian kami daerah-daerah terpencil itu memang membutuhkan perhatian, khususnya edukasi hidup sehat,” papar Winda. Faktor-faktor rencahnya pendidikan masyarakat, angka putus sekolah tinggi, dan tingkat ekonomi di menengah ke bawah membuat pengetahuan tentang hidup sehat ini terbatas.
“Oleh karenanya komunitas kami hadir di tengah-tengah masyarakat yang sulit dijangkau oleh pemerintah,” imbuhnya.

Dikatakan, wilayah-wilayah yang dikunjungi komunitas Arsa seperti
Juwangi/Kemusu Boyolali, perbatasan Wonogiri-Jawa Timur, dan Gunung Kidul DIY merupakan daerah yang memerlukan perhatian dalam hal membiasakan hidup sehat.
“Seusai kami mengadakan penyuluhan di daerah-daerah itu, selang 2-3 bulan dilakukan monitoring untuk memastikan edukasi diterima dan diaplikasikan masyarakat.” (Budi  Santoso)

Tinggalkan Pesan