Konservasi Hutan Kota, Pemkab Boyolali Kelola Kebun Raya Indrokilo

0
Kebun-Raya-Indrokilo

SOLO,suaramerdekasolo.com- Berbagai upaya dilakukan untuk menghijaukan kembali hutan kota. Langkah tersebut mendesak untuk dilakukan menyusul banyaknya bencana seperti banjir bandang di berbagai tempat belakangan ini.
Nah untuk konservasi hutan lindung, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggandeng  Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mewujudkan konservasi Kebun Raya bernama Indrokilo.  Kebun raya seluas 12 hektare di Dusun Gunungsari, Kemiri, Mojosongo, Boyolali tersebut, akan diresmikan pada Jumat (3/5).Deputi Bidang Keilmuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati mengemukakan kebun raya yang berada di Boyolali bertema konservasi tumbuhan hutan hujan dataran rendah Jawa bagian timur. Ditambahkan Enny, Kebun Raya Indrokilo memiliki koleksi tumbuhan sebanyak 987 spesimen. Ada sekitar 80 spesimen di antaranya adalah tumbuhan langka. ”Kebun Indrokilo memang kecil dibanding dengan kebun raya lain yang sudah ada ratusan tahun, namun LIPI yang menjadi partner untuk pengembangan Kebun Raya Indrokilo tidak memikirkan luasan. Yang terpenting memanage dan dapat dikelola dengan baik,” terangnya sela kegiatan Workshop Perkebunrayaan Tahun 2019 di Hotel Alana Solo, Kamis (2/5) siang. Kebun Raya PadovaTerkait lama pengelolaan Kebun Raya Indrokilo, lanjut Enny, tidak terbatas, bahkan bisa berlangsung hingga ratusan tahun seperti di negara lainnya. Seperti kebun raya di Padova, Italia itu umurnya sampai 400 tahun, terus di Bogor yang sudah 202 tahun.
”Lantaran pentingnya konservasi dan pemanfaatannya, maka harus terus menerus kita kembangkan pembangunannya,” jelasnya. Di waktu hampir bersamaan, Bupati Boyolali, Seno Samudro punya keinginan agar Kebun Raya Indrokilo lebih banyak menanam tumbuhan langka.
Secara anggaran, lanjut dia, akan dilakukan secara bertahap hingga beberapa kali. ”Untuk konsep konservasi tumbuhan langka, secara pelaksanaan akan dibantu pihak LIPI,” terang Seno Samudro disela menghadiri workshop Perkebunrayaan tingkat nasional di Hotel Alana, Kamis siang. Politisi PDIP tersebut mengemukakan pembangunan Kebun Raya Indrokilo merupakan salah satu visi misinya sebelum pensiun.
 Menurutnya, visi misi itu sangat penting untuk peninggalan anak cucu nanti, masalah lingkungan hidup, air, pohon, oksigen. ”Jadi sekali lagi, saya sangat serius menyukseskan program ini yang dibantu LIPI, walau belum sempurna, akan tetapi sudah kami mulai,” paparnya. 
Selain menyediakan koleksi tumbuhan langka, Bupati Boyolali dua periode itu berencana akan membuka akses masuk Kebun Raya Indrokilo pada pagi dan malam hari. Adapun untuk sementara ini, akses masuk ke Indrokilo baru dibuka pada pagi hari. (Sri Hartanto)

Tinggalkan Pesan