Tak Terjerat Pidana Pemilu, Camat Purwantoro Keluar dari Lubang Jarum

0
rekaman-video-camat-purwantoro
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com- Rapat pleno Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Wonogiri akhirnya memutuskan Camat Purwantoro Joko Susilo tidak bisa dikategorikan sebagai tindak pidana Pemilu, Selasa (30/4). Pasalnya, Joko tidak terbukti melakukan pelanggaran pidana Pemilu pada kasus dugaan kampanye yang terekam dalam sebuah video.
 
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri Mahbub Ali mengatakan, Joko Susilo hanya melakukan pelanggaran Undang-undang no 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). “Dia tidak bisa ditindaklanjuti ke penyidik karena tidak terbukti sebagai tindak pidana Pemilu. Tetapi melanggar netralitas ASN seperti yang tertuang dalam UU no 5/2014 tentang ASN,” katanya, Rabu (1/5).
 
Dalam Undang-undang tersebut, ASN dilarang untuk berkampanye dan memihak partai politik atau pasangan Capres-Cawapres tertentu. Oleh karenanya, pihaknya memberi rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar memberi sanksi kepada Camat Purwantoro itu. 
 
“Kami memberi rekomendasi kepada KASN dan Mendagri agar diberi sanksi. Sanksinya bisa berupa sanksi administrasi atau kode etik,” terangnya.
 
Seperti diketahui, Camat Purwantoro Joko Susilo dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Wonogiri. Dia terekam dalam sebuah video sedang menyampaikan sambutan mengarah kepada kampanye dalam sebuah acara yang berlangsung di pendapa Kecamatan Purwantoro, 8 April lalu.
 
Sambutan berbau kampanye
 
Dia mengaku khilaf saat menyampaikan sambutan berbau kampanye pada sebuah acara di pendapa kecamatan tersebut. Di sisi lain, dia berharap keringanan sanksi karena menjadi tulang punggung bagi keluarga dan anak-anaknya yang masih sekolah.
 
Joko mengatakan, pernyataan yang terekam dalam video itu atas inisiatifnya sendiri. Adapun anjuran memilih calon presiden Jokowi dan beberapa calon legislatif itu bukan merupakan titipan dari Bupati, seperti yang dia ucapkan dalam video. “Itu bukan titipan Bapak Bupati. Itu inisiatif saya sendiri,” katanya.

Tinggalkan Pesan