Kelompok Ibu-Pemuda Desa Jatisari Diajari Cara Bikin Kuliner Sehat dan Proses Penjualannya

0
pelatihan-pkpk-sambi-boyolali1
PROSES MEMASAK : Kelompok Ibu-ibu dan Pemuda Desa Wisata Jatisari menyiapkan kuliner untuk dijual dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 2019, Minggu (5/5). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)


BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Pengurus Program Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (PKKP Dikporapar) Kabupaten Boyolali kembali datang ke Desa Jatisari, Sambi, Boyolali, Minggu (5/5). Kedatangan ini dalam rangka mengajak ibu-ibu dan pemuda yang tergabung dalam kelompok kuliner menyiapkan sajian makanan siap santap guna menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadan.

PKKP Dikporapar Boyolali yang dipimpin, Yusi Aristiyani di hadapan 10 orang anggota kelompok langsung mempraktikan cara memproduksi/penjualan makanan cepat saji.
Saat itu ada empat resep makanan yang diproduksi di antaranya makanan yang dimasak hari ini adalah adalah onde-onde, mie sayur, stik keju dan stik sayur.

“Semua anggota kelompok menyaksikan proses produksi, pengepakan, sampai dengan penjualannya,” terang Yusi.

Momentum bulan ramadan ini sengaja dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kelompok ibu-ibu dan pemuda di Desa Jatisari ini untuk mendapatkan berkah sekaligus keuntungan. Dengan menjual makanan sehat, bergizi, kaya vitamin dan murah meriah (murmer) mulai dari Rp 5.000 – Rp 20.000.

Nurhasanah, salah satu anggota kelompok kuliner Desa Jatiasri mengungkapkan, berbagai keuntungan didapatkanya setelah mengikuti program PKKP Dikporapar utamanya program kuliner. Ia mengaku baru tahu membuat onde-onde dan stik keju/sayur. Ia juga baru paham proses penjualan dengan sistem online dan offline sangat mudah.

“Intinya banyak keuntunganlah mengikuti program ini, sehingga saat puasa-puasa begini tetap aktif ibadah dan bekerja mengisi waktu,” katanya. (Budi Santoso)

Tinggalkan Pesan