Dibutuhkan, Figur Ulama Pemersatu Pascapemilu

0
42
hermanu-sejarah
Prof Dr Hermanu Joebagiyo.
SOLO,suaramerdekasolo.com -Selain menjadi pemuka agama di masyarakat,  ulama juga merupakan salah satu tonggak bagi persatuan bangsa dan negara. Terbukti para ulama banyak yang menjadi inisiator perdamaian, toleransi dan penjaga kearifan lokal bangsa dan negara. Dedikasi mereka orientasinya bukan lagi untuk kepentingan dunia semata melainkan karena kecintaan dan keikhlasan terhadap sesama manusia dan bangsa.
Karena itu,  Guru besar bidang sejarah Islam asal Universitas Sebelas Maret (UNS)  Prof Dr Hermanu Joebagiyo memandang perlu adanya tokoh yang mampu menjembatani rekonsiliasi antar para ulama yang pada gilirannya akan merekatkan kembali masyarajat yang sempat terpecah akibat pemilihan umum. 
“Ulama  menjadi pemersatu dan membangun politik yang berkeadaban. Para ulama perlu merenungi fungsi dan perannya di tengah kondisi masyarakat seperti sekarang ini,” katanya.
Guru besar FKIP UNS tersebut mengemukakan, dilihat dari sejarah, dalam masyarakat ulama adalah cultural broker yang memiliki tugas sebagai pelayan masyarakat,  menuntun ibadah masyarakat,  membantu memberdayakan masyarakat serta membela kepentingan masyarakat.  Namun selain keempat fungsi tersebut,  ulama sejak dahulu juga acapkali ditarik dalam kancah perpolitikan. Sebab sejak zaman kolonial, Islam menjadi salah satu kekuatan politik.  Ulama juga memiliki dukungan kuat dari masyarakat karena merupakn pemuka agama. 
“Karena itu sejak dahulu ulama adalah pemimpin agama sekaligus pemimpin politik. Namun bedanya, dulu masjid steril dari perpolitikan.  Para ulama berbicara politik di pondok pesantren dan masjid hnya menjadi tempat peribadahan,” katanya.  
Prof Hermanu menegaskan, saatnya masyarakat kembali bersatu seusai pemilu. Pada upaya ini,  ulama memegang peran yang cukup penting. Ulama harus menjadi uswah khasanah sebagaimana nabi. Ulama perlu memberi solusi yang konstitusional di dalam menghadapi dinamika berbangsa dan bernegara
Pihak yang nantinya kalah seusai penetapan hasil dari KPU juga diharapkan bisa legawa.  Sebab jika tidak,  pihak pihak di belakang kedua kubu rentan menimbulkan gesekan di masyarakat.(Evie Kusnindya)
Baca :  Rela Pinjamkan Alat Memasak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here