Kurangi Main Game Selama Puasa

0
40
novrian panji

DI sela-sela padatnya aktivitas harian, aplikasi game online menjadi salah satu pengusir penat Novrian Panji Srawung Jiwarka. Meski hanya sekejap, berkonsentrasi menyelesaikan satu level Massively Multiplayer Online Role Playing Game (MMORPG) lewat telepon seluler bisa membangkitkan kembali semangat kerja staf Humas dan Protokol Setda Kota Surakarta ini.
“Sehari nggak mesti kok. Biasanya pagi sebelum sarapan, petang sambil menunggu Shalat Maghrib, lalu malam sebelum tidur. Sekali nge-game juga hanya beberapa menit,” tutur Rian, demikian ia akrab disapa.
Namun memasuki bulan suci, bermain MMORPG yang digemarinya sejak menimba ilmu di Universitas Sebelas Maret (UNS) tersebut sengaja dikurangi. Rian pun mengaku memilih aktivitas lain untuk mengisi waktu luangnya.
“Biasanya baca Alquran atau shalat sunah sehari sekali. Main game ya tetap, tapi dikurangi saja.”
Apalagi bagi warga Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon ini, Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Karena itu ibadah puasa selalu dilengkapi Rian dengan kegiatan-kegiatan yang menyegarkan kehidupan spiritualitasnya.
Berbuka puasa bersama belahan hati pun jarang dilakoni Rian. Sebagai staf Humas dan Protokol, ia harus selalu siap mengikuti acara-acara resmi Wali Kota maupun Wakil Wali Kota (Wawali) yang hampir tidak mengenal waktu. Kharisma Usha Rizqia Anindita, istri Rian, juga sibuk dengan aktivitasnya sebagai pegiat kesenian tradisional.
“Kalau buka bersama dengan istri, jarang banget bisa. Biasanya cuma membatalkan puasa dengan takjil di rumah, lalu mencari makan malam bersama di luar rumah. Makan malamya juga menunggu beberapa saat setelah Maghrib, sekalian menunggu warung makan sepi,” kata dia. (Agustinus Ariawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here