42 Emas Diperebutkan Ratusan Kenshi Jateng

0
106
kempo-solo
LATIHAN DI CFD: Sejumlah kenshi dojo Pemkot Surakarta melakukan latihan bersama dan sosialisasi di arena car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi Solo, beberapa waktu lalu. (Suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Kejurprov Terbuka Kempo Piala Wali Kota

SOLO,suaramerdekasolo.com – Empat puluh dua keping medali emas bakal diperebutkan ratusan kenshi (sebutan atlet kempo) dalam Kejurprov  Terbuka Kempo Jateng 2019 yang diprakarsai dojo Pemkot Surakarta, usai lebaran mendatang.

Simbol-simbol juara tersebut terbagi atas empat kelompok, yakni kelompok pemula (8-13 tahun), remaja I (13-15 tahun), remaja II (15-18 tahun) dan kelompok dewasa (18-30 tahun). Tiap kelompok itu terbagi lagi atas kelas-kelas sesuai berat badan.

“Kami akan menurunkan para atlet pada seluruh kelompok umur itu. Sebagai tuan rumah tentu kami ingin menunjukkan kekuatan dan taji juga di ajang tersebut,’’ kata koordinator pelatih dojo Pengkot, Tri ‘’Jarot’’ Wahyudi, Jumat (10/5).

Para kenshi binaannya kini terus digembleng dalam latihan intensif di dojo yang berada di kompleks kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surakarta. Mereka yang disiapkan mulai para atlet pemula usia sekitar 10 tahun hingga senior. “Perburuan emas lebih kami fokuskan pada kelompok-kelompok umur pemula dan remaja. Sebab, persaingan di level senior sangat ketat,’’ tambah Jarot.

20 Kota/Kabupaten

Dojo-dojo dari sekitar 20 kota/kabupaten di Jateng diprediksi mengirimkan atlet-atlet andalannya pada ajang memperebutkan Piala Wali Kota Surakarta ke dua tersebut. Menurut dia, selain Solo biasanya daerah yang mengirimkan banyak atlet adalah Kota Semarang dan Banyumas.

‘’Selama ini, tiga daerah itu memang memegang dominasi perseteruan di arena kempo. Namun pada kejuaraan nanti, para kenshi yang bertarung mewakili dojonya masing-masing,’’ jelas lelaki yang juga peraih medali perak pada Kejurprov Terbuka Kempo Piala Wali Kota Surakarta I/2018 itu.

Pada kejuaraan tahun lalu, dojo Sorogenen menjadi juara umum setelah mengemas emas medali emas. Menurut Jarot, ada kemungkinan dojo tersebut kembali mempertahankan gelar, namun ada kemungkinan pula tim-tim dari dojo lain luar Solo yang mendominasi.

‘’Yang jelas, pertarungan perebutan gelar juara terutama di kelompok pemula dan remaja diperkirakan berlangsung ketat, mengingat event ini memang lebih ditujukan untuk pembinaan di kelompok-kelompok itu,’’ ujar Jarot.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here