Boyolali Bidik Medali Emas di Lintasan Atletik

0
74
lari-solo
TUMPUAN: Atlet atletik Karisma Evi Tiarani menjadi salah satu tumpuan tim Boyolali pada kejurprov National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng di Solo, usai lebaran mendatang. (Suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Kompetisi tiga cabang olahraga bakal digelar National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng, usai lebaran nanti. Persaingan para atlet di arena angkat berat, atletik dan ten pin bowling yang dikemas sebagai kejurprov tahap pertama itu rencananya diselenggarakan di Solo, 19-22 Juni mendatang.

Meski ada tiga cabang yang digelar, namun Boyolali hanya akan mengikuti satu cabang. Ketua Umum NPCI Boyolali, Suroto menyatakan, kontingennya tidak akan turut bersaing dalam angkat berat dan ten pin bowling. Sebab,daerahnya tidak memiliki atlet binaan pada dua cabang tersebut.

“Kami hanya menurunkan atlet untuk bersaing di lintasan atletik. Bahkan kami membidik medali emas di cabang tersebut,’’ kata pria yang akrab disapa Ucok itu, saat singgah di Sekretariat NPCI Jateng kompleks Stadion Manahan Solo, Selasa (14/5).

Bidikan tersebut terutama ditumpukan pada atlet remaja, Karisma Evi Tiarani. Atlet putri klasifikasi T42 yang masih tercatat sebagai siswa SMAN 8 Surakarta tersebut direncanakan turun pada tiga nomor spesialisasinya, yakni lari sprint 100 dan 200 meter, serta lompat jauh.

Atlet Pelatnas

Jika ketiga nomor itu digelar, Ucok yakin, Evi bakal meraup emas dari nomor-nomor itu. Sebab berdasarkan pengamatannya, di lingkup Jateng hingga kini belum ada pesaing ketat bagi atlet penghuni pelatnas NPCI proyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019 tersebut.

‘’Pada Asian Para Games 2018 di Jakarta, Evi mampu merebut medali emas sprint 100 meter putri dan perak lompat jauh. Jadi dia merupakan andalan utama Boyolali,’’ tandas Ucok.

Baca :  Taekwondo Solo, Jawara Popda SMA

Selain Evi, tim Kota Susu juga memiliki andalan lain untuk merebut medali di cabang atletik. Mereka adalah atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Wahyu Nur Saputri yang akan turun di lari 100 dan 200 meter T46 putri, serta atlet Pembinaan Jangka Panjat (PJP) NPCI Jateng Muhammad Ra’i (lempar cakram, lempar lembing dan tolak peluru kelas F44 putra). Seorang atlet lagi yakni David Subiyantoro di nomor lempar cakram, lempar lembing dan tolak peluru kelas F42.

‘’Saputri dan Ra’i merebut medali emas pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jateng 2018, sedangkan David meraih perak. Kami juga berencana menurunkan paling tidak dua atlet pemula di arena atletik nanti,’’ ungkap Ucok.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here