FKUB Wonogiri Imbau Warga Tidak Terseret People Power

0
FKUB-Wonogiri
REKAPITULASI SUARA : Para komisioner KPU Kabupaten Wonogiri memimpin rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 di rumah makan Saraswati, Brumbung, Kabupaten Wonogiri.(suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)
WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Masyarakat di Kabupaten Wonogiri diimbau agar tidak terseret seruan melakukan aksi people power seperti yang ramai dan menjadi polemik di lini masa. Pasalnya, aksi-aksi pengerahan massa dikhawatirkan akan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Wonogiri Sutopo Broto mengatakan, Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah selesai. Sekarang saatnya menjalin kembali silaturahmi dengan sesama anak bangsa. Oleh karenanya, masyarakat diminta menolak ajakan untuk mengadakan aksi people power.
“Tentunya sebagai ketua Forum Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Wonogiri ini, saya imbau untuk masyarakat tidak terseret atau ikut-ikutan ajakan people power karena dapat memecah belah persatuan bangsa kita,” ujarnya, Selasa (14/5).
Menurutnya, solusi yang perlu diterapkan agar masyarakat tidak terpecah belah adalah dengan memotivasi agar selalu bersemangat dalam bekerja. Selain itu menjalin silaturahmi dengan sesama anak bangsa dengan sebaik-baiknya.
Masyarakat juga diminta meningkatkan ibadah demi keimanan dan ketakwaan mereka. Terlebih sekarang adalah bulan suci Ramadhan. Hal itu juga menjadi salah satu cara untuk menjaga kedamaian, kesejahteraan dan kerukunan bangsa Indonesia.
“Kami mengimbau agar masyarakat kembali rukun dan damai. Mari kembali bekerja dengan baik untuk kerukunan, kedamaian dan kemaslahatan. Adapun hasil Pemilu kita serahkan kepada yang berwenang,” katanya. (Khalid Yogi)
 


 
 

Tinggalkan Pesan