Sejumlah Tokoh di Sukoharjo Tolak People Power

0
47
pleno-sukoharjo
GANDENGNAN TANGAN : Komisioner KPU, Bawaslu Sukoharjo, beserta Kapolres dan TNI bergendengan tangan usai Rapat Pleno Rekapitulasi di Hotel Brothers Solo Baru, Minggu (5/5) malam. (Suaramerdekasolo.com/Heru susilo)

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Sejumlah tokoh di Kabupaten Sukoharjo menyatakan penolakannya terkait dengan gerakan people power atau pengerahan massa terkait dengan pemilu yang akan ditetapkan KPU pada tanggal 22 Mei mendatang.
Zainul Abbas, ketua FKUB Sukoharjo meminta semua pihak untuk mengikuti dengan sebaik-baiknya proses yang saat ini sedang berjalan. Karena itu, dia meminta semua untuk menunggu hasil yang akan ditetapkan oleh lembaga resmi KPU.
“Mari ikuti proses ini sebaik-baiknya dengan tanpa melakukan tindakan yang bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku. Mari jaga kerukunan yang ada di masyarakat sehingga tercapai kedamaian dan ketentraman,” ujarnya.
Hal yang sama juga dilontarkan oleh Amir Machmud, Direktur Amir Institut. Menurut dia, KPU merupakan lembaga resmi terkait dengan pemilu. Karena itu dia mengajak seluruh masyarakat menunggu hasil dari KPU.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menolak segala tindakan yang bersifat people power atau pengerahan massa untuk hal-hal yang disitu terkait dengan hasil pemilu yang akan ditetapkan pada 22 Mei mendatang,” tegasnya.
Dia mengimbau agar seluruh masyarakat tidak terlibat dan masuk pad ahal-hal yan inkonstitusional. Karena itu, dia menyarankan agar semua pihak menunggu dari KPU.
Tidak jauh berbeda, pengasuh Pondok Pesantren Al Muayat, Windan, Baki Sukoharjo, Dian Afi menegaskan, bulan puasa mestinya digunakan sebaik-baiknya untuk beribadah. Karena itu terkait dengan pemilu, dia meminta agar semua pihak bersabar dan berdoa yang terbaik menunggu hasilnya secara resmi dari KPU.
“Mari ikuti semua proses yang ada, jaga kerukunan jangan sampai ada gerak sendiri apalgi people power yang itu inskonstituisonal. Kit aikuti dengan sangat baik sebagai bangsa yang beradab dan bermartabat,” tandasnya. (heru susilo)

Baca :  BEM Solo Raya Ajak Tanggalkan Politik Identitas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here