Disiapkan Tim Ganjal Ban Di Tawangmangu

0
34
tim-ganjal-ban-tawangmangu
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Disiapkan tim khusus untuk menyiapkan ganjal ban terutama petugas di Pospam Tawangmangu, untuk mengantisipasi mobil pemudik yang kehilangan kecepatan saat naik turun di jalanan yang terjal di Tawangmangu, Karanganyar, Jateng.

Kapolres AKBP Catur Gatot Efendy mengatakan hal itu ketika rakor kesiapan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi yang diselenggarakan untuk mengantisipasi arus mudik tahun ini, yang dimulai tanggal 31 Mei mendatang.

Dia mengatakan, pemudik biasanya memilih jalur sepi sehingga sangat mungkin masuk ke jalur lama yang memang membutuhkan mobil yang prima karena jalannya yang naik tajam. Biasanya di situlah sering terjadi mobil yang hilang kecepatan karena pengemudinya kurang ahli atau telat mindah versnelling.

Akibatnya mobil berhenti di tengah jalan. Dan ini tentu membahayakan mobil di depannya dan membikin macet jalan. Jika tidak diantisipasi, maka akan membahayakan, atau membikin celaka mobil lainnya.

Karena itu perlu disiapkan tim pengganjal ban untuk mengantisipasi kejadian tersebut. Selain juga mengantisipasi pihak-pihak yang memang nakal bukan membantu namun malah membikin sengsara saat mobil mulai tersendat.

Sehari tanpa razia

Sementara itu Kabag Ops Polres Karanganyar Kompol I Nyoman Sudita menambahkan, selain tim pengganjal mobil, maka polisi akan memberlakukan kesiapan dengan sehari tanpa razia. Artinya seketat apapun petugas perlu mengantisipasi dengan menggelar razia agar semuanya baik-baik saja.

Baca :  Kopral Semi Dijadikan Nama Tugu Masuk Lanud Adi Seomarmo

‘’Angka kecelakaan memang turun dari 2017 ke 2018 itu.  Namun korban luka berat dan luka ringan malah naik. Artinya angka kejadian bisa turun namun korban malah naik, karena pengemudi makin nakal sehingga mengakibatkan korban luka.’’

Mengantisipasi hal itu maka petugas akan meningkatkan razia terutama di waktu-waktu khusus dan tempat yang rawan, untuk mengingatkan pengemudi yang lalai sehingga banyak terjadi kecelakaan lalu lintas.

Apalagi dipastikan pemudik akan menggunakan mobil, karena mobil sudah bukan barang mewah namun sebuah kebutuhan  untuk mudik. Dan pastinya dirasa lebih praktis bagi sekeluarga untuk bisa bepergian bersama.

Dalam kesempatan itu Sudhita juga mengatakan, pihaknya juga melarang siapapun pihak yang akan menggelar takbiran keliling menggunakan mobil tau kendaraan terbuka. Bukan apa-apa namun semua untuk mengantisipasi karena mobil terbuka hanya untuk mengangkut barang. Bukan untuk mengangkut manusia apalagi untuk maksud takbiran sekalipun.(Joko DH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here