Jaksa Eksekusi 2 Bos Pembuat Pil PCC di Solo

0
54
ILUSTRASI-SIDANG-SOLO
FOTO ILUSTRASI
SOLO, suaramerdekasolo.comKasus terbongkarnya pabrik pil Paracetamol, Caffein dan Carisoprodol (PCC) di Jalan Setiabudi, Gilingan, Banjarsari pada awal Desember 2017, sudah memasuki babak akhir.
Tujuh terpidana yang terlibat dalam memproduksi obat terlarang tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasar putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).  
Sri Anggono alias Ronggo (42) sebagai penyedia bahan-bahan untuk diproduksi menjadi pil PCC berdasar putusan kasasi MA divonis tujuh atau delapan tahun penjara. Adapun Wildan Adhyastha (24) yang menggerakan lima anak buahnya untuk memproduksi pil PCC, divonis lima tahun penjara. Kedua terpidana mulai menjalani eksekusi beberapa hari yang lalu.
”Salinan putusan vonis bagi Wildan dari MA pada April 2019 lalu, namun eksekusi badan (terpidana-red), baru kami lakukan sekitar sepekan lalu,” tegas Jaksa Penuntut Umum (JPU), Endang Sapto Pawuri SH saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Selasa (15/5).
Semula Ronggo, Wildan dalam sidang di PN Surakarta, divonis 10 tahun penjara. Dalam sidang di PN Surakarta, pada Rabu, 30 Mei 2018, Wildan dan Ronggo dituntut oleh JPU 14 tahun penjara. Ronggo selain dituntut 14 tahun juga dikenakan denda Rp 1 miliar. Sedangkan Wildan, dikenakan denda Rp 800 juta subsider enam bulan penjara.
Adapun lima karyawan Wildan yakni Jaja Isworo (22), Heri Dwimanto (22), Maryanto (48), Susilo (44), dan Suwardi (44) masing-masing dituntut 10 tahun penjara. ”Kelihatannya, dalam putusan kasasi MA, ke-5 terpidana divonis dua tahun penjara,” urai Endang Sapto Pawuri.
Jaksa penuntut umu tersebut menambahkan, dari semua terpidana dijerat dengan pasal yang sama yakni dikenakan pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan jo pasal 55 ayat 1 tentang turut serta dalam pemufakatan jahat.
Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, pada Minggu (3/12), menggerebek pabrik pil PCC di Jalan Setia Budi, Solo.
Di pabrik yang digerebek, petugas BNNP Jateng dapat menyita jutaan butir pil PCC, mesin produksi pembuat pil PCC dan menangkap yakni Jaja Isworo (22), Heri Dwimanto (22), Maryanto (48), Susilo (44), dan Suwardi (44) yang sedang sibuk memproduksi pil PCC. 
Dalam pengusutan lebih lanjut, petugas BNNP juga dapat menangkap Wildan dan Sri Anggono alias Ronggo di wilayah Semarang yang menjadi otak peredaran Pil PCC di sejumlah kota di luar jawa. (Sri Hartanto)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here