Sidak Keamanan Pangan, Sirup Kedaluwarsa Dimusnahkan

0
16
sirup kedaluwarsa
TUANG SIRUP : Petugas gabungan menuangkan sirup kedaluwarsa ke dalam ember saat inspeksi mendadak (sidak) keamanan pangan di distributor makanan di Serengan, Rabu (15/5). (suaramerdekasolo.com/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdekasolo.com – Belasan botol sirup kedaluwarsa dimusnahkan petugas gabungan, saat inspeksi mendadak (sidak) keamanan pangan di salah satu distributor makanan di wilayah Serengan, Rabu (15/5). Sebab sirup itu dikhawatirkan membahayakan konsumen, manakala diperjualbelikan.
“Ada 10 sirup yang kedaluwarsa tanggal 14 Mei dan tiga sirup yang kedaluwarsa sejak 2018. Semuanya kami musnahkan karena jika dikonsumsi orang yang perutnya sensitif, bisa jadi masalah,” ungkap Kepala Bidang Data dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, Efi S Pertiwi.
Menurut Efi, pemilik usaha juga sudah diberikan teguran lantaran menyimpan sirup tak layak konsumsi tersebut. “Lokasi penyimpanan barang juga tidak memenuhi syarat. Berada di tempat terbuka, tanpa alas, bahkan bisa dilalui kucing dengan bebas.”
Tidak hanya sirup kedaluwarsa, petugas DKK, Satpol PP, Dinas Perdagangan, serta kepolisian juga mendapati biskuit, wafer coklat serta snack lain yang tidak layak konsumsi. Baik lantaran kemasan bagian luar rusak maupun tenggat aman konsumsi telah terlampaui.
“Barang-barang ini lantas kami minta untuk dikembalikan kepada produsennya. Kami khawatir dengan penyimpanan makanan tak layak konsumsi ini, karena dicampur dengan makanan lain sehingga bisa saja dijual murah,” urai Efi.
Sidak tersebut digelar guna mengintensifkan peredaran makanan dan minuman menjelang Lebaran. Efi menerangkan, momentum hari raya kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berbelanja sehingga permintaan barang cenderung meningkat.
Pemilik toko distributor, Ratna, berdalih bahwa sirup kedaluwarsa maupun makanan tak layak konsumsi itu sedianya akan diretur ke produsen. “Tapi sampai sekarang belum diambil-ambil juga. Padahal saya sudah berkali-kali menelepon agar barang itu segera diambil,” tutur dia. (Agustinus Ariawan)

Baca :  Waktu Luang usai Tes Dimanfaatkan untuk Tilawah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here