Pemilu Berjalan Jurdil, Tolak Tindakan Inkonstitusional dan People Power

0
people-power-ilustrasi
FOTO ILUSTRASI Sumber foto : https://serikatnews.com/
KARANGANYAR, suaramerdekasolo.comPenolakan terhadap gerakan people power disuarakan Pimpinan Pondok Pesantren Roudhotul Cholili KH Muhammad Mashuri Syahroni. 
Sebab, Pemilu 2019 yang berlangsung pada 17 April lalu telah berjalan secara jujur dan adil, serta tidak ada kecurangan dalam prosesnya. 
“Kami menolak segala bentuk tindakan inkonstitusional. Juga gerakan people power, serta main hakim sendiri,” tandasnya. 
Menurutnya, masyarakat mestinya mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu, yang telah mewujudkan penyelenggaran pesta demokrasi yang jujur dan adil. 
 
Apresiasi juga disampaikan pada aparat TNI dan Polri, karena telah mem-back up dengan penuh pelaksanaan pemilu, sehingga berjalan aman dan lancar tanpa gejolak. 
Sebelumnya, tokoh masyarakat di Karanganyar mengimbau agar tidak perlu melakukan pengerahan massa, dalam menyikapi hasil pemilu. 
 
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar Muhammad Syamsuri mengimbau agar tidak ada pengerahan massa menyikapi hasil Pemilu 2019 yang akan diumumkan 22 April . 
“Jika ada pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu, lebih baik menggunakan jalur konstitusi yang sudah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Hindari tindakan yang bisa memecah belah umat, memecah belah bangsa,” tandasnya. 
 
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Karanganyar H Abdul Mu’id juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, pelaksanaan pemilu pada 17 April lalu sudah berjalan dengan lancar, tertib dan baik. (Irfan Salafudin) 
 

Tinggalkan Pesan