Pasar Jungke Karanganyar Mendesak Diperbaiki

0
pasar-jungke-karanganyar
BUTUH PERBAIKAN : Kondisi salah satu koridor Pasar Jungke. Pasar tradisional tersebut mendesak diperbaiki, karena kondisi bangunannya yang sudah mulai rapuh. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)
KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Pasar Jungke mendesak untuk diperbaiki. Pada beberapa titik, kondisi atap pasar tradisional di wilayah Karanganyar Kota tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, kesan kumuh juga terlihat di beberapa los dan koridor pasar. 
Kepala Kantor Pasar Jungke Sumardi mengatakan, sejak dibangun pada 1985, hingga saat ini belum dilakukan perbaikan secara menyeluruh, meski bangunan pasar sudah mulai rapuh. Jika terjadi kerusakan, perbaikan dilakukan sedikit-sedikit. 
“Terutama bagian atap, yang sering diperbaiki. Beberapa kali diusulkan perbaikan menyeluruh, tapi sejauh ini belum terealisasi. Masih wacana,” katanya. 
Pasar tersebut berlokasi di titik strategis, karena tak jauh dari pusat kota. Berdiri di atas lahan 8.900 meter persegi, ada 700-an pedagang, yang menggantungkan hidupnya di pasar tersebut. 
 
Retribusi pasar yang disetorkan ke pendapatan asli daerah (PAD), setiap tahunnya juga paling tinggi di antara pasar tradisional lainnya. Tahun 2018 lalu, setorannya mencapai Rp 207,5 juta. 
Menurutnya, perbaikan Pasar Jungke pernah diusulkan bersamaan dengan perbaikan Pasar Nglano, Tasikmadu, beberapa tahun lalu. Namun yang disetujui hanya Pasar Nglano. 
Perbaikan parsial pernah dilakukan pada 2013 lalu, di mana Pemkab Karanganyar memperbaiki 66 kios di sisi muka bangunan, serta memasang material lantai. 
Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop UKM) Karanganyar Waluyo Dwi Basuki, banyak pasar tradisional di Karanganyar yang butuh peremajaan. Namun diakui, belum semuanya bisa tersentuh karena keterbatasan anggaran. 
“Untuk pembangunan menyeluruh, menggunakan dana alokasi khusus (DAK) yang ada ketentuan pendistribusiannya. Tidak semua bisa untuk pembangunan pasar,” tuturnya. 
Pada tahun ini, pembangunan pasar tradisional di Karanganyar hanya menyasar Pasar Kemuning di Kecamatan Ngargoyoso, dengan alokasi anggaran Rp 1,3 miliar. (Irfan Salafudin) 

Tinggalkan Pesan