Disdagnakertrans Pantau Pemberian THR Perusahaan

0
thr-asn-karanganyar

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Disdagnakertrans membentuk tim untuk melakukan pemantauan pembagian THR (tunjangan hari raya) di berbagai perusahaan di Karanganyar. Tim akan turun ke berbagai perusahaan. Selain itu juga membuka pengaduan soal THR dan yang akan menunda atau memberikan THR tidak penuh kepada karyawannya.

Sesuai edaran Menteri Tenaga Kerja, pembagian THR diharapkan paling lambat pada H-7 lebaran. Karena itu untuk menjaga jangan sampai terjadi kerawanan, sejak pertengahan Ramadan sudah mulai dipantau.

‘’Kami tidak ingin terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat hanya karena ada kisruh pembagian THR, atau misalnya ada perusahaan yang sedikit lalai membagikan THR kepada pekerjanya,’’ kata Kadisdagnakertrans Waluyo Dwi Basuki, Rabu.

Dia mengatakan, persoalan itu sebetulnya ditangani langsung oleh dinas provinsi, namun karena untuk menjaga kondusifitas di daerah, maka pihaknya ikut memantau agar tidak timbul masalah. Jika ada permasalahan, maka segera dilaporkan ke provinsi untuk ditindaklanjuti.

Baca : Pendhapi Gede Lokasi Umbul Donga Warga Solo

Baca : Kota Solo Diuntungkan Kolaborasi Destinasi Wisata

Kepada suaramerdekasolo.com dia mengatakan pihaknya memilih jemput bola dengan berkoordinasi pada manajemen pabrik dan juga serikat pekerja. Melalui jaringan itu, informasi akan bisa diketahui sejak dini, maka yang mengandung kerawanan.

‘’Kami dari pekan lalu sudah mengontak jaringan serikat pekerja melakukan pendataan perusahaan mana saja yang sudah membagi THR dan yang baru berencana serta yang sama sekali belum ada kabar dari manajemen perusahaan.

Berdasar informasi yang dinilai lebih akurat itu, pihaknya langsung berkoordinasi untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi kericuhan akibat proses pembagian THR tersebut. Bila bisa dicegah dari dini lebih baik, artinya perusahaan membayar THR lebih cepat agar tidak memunculkan keresahan.

Dia mengatakan, dari awal Ramadan pihaknya sudah mengirimkan edaran dan imbauan dari Kemenaker kepada perusahaan di Lereng Lawu, agar bersiap membayarkan THR pekerja. Sampai saat ini masih belum ada yang laporan akan menunda pemberian THR, artinya semua masih baik-baik saja.

Baca : Waktu Luang usai Tes Dimanfaatkan untuk Tilawah

‘’Ada 450-an perusahaan besar sampai kecil di Karanganyar dan semua sudah menerima edaran tersebut. Setelah itu kami juga mengaktifkan pemantauan melalui jaringan ketenagakerjaan yang ada di perusahaan, termasuk serikat pekerja.’’

Dari hasil pantauan itu, pihaknya baru mempertimbangkan akan menurunkan tim atau tidak, termasuk kemungkinan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan cegah dini jangan sampai terjadi ricuh.

‘’Intinya kalau THR bisa terbayar tepat waktu sebagaimana edaran Kemenaker, sebetulnya tidak ada masalah lagi. Yang menjadi masalah jika sampai ada perusahaan yang tidak membayar THR. Namun sampai saat ini belum ada informasi tersebut. Semua masih aman dan terkendali.(Joko DH)

Tinggalkan Pesan