Iwan Beradu Kebut di Region Empat

0
MEMACU MOTOR: Pembalap Solo Agus ‘’Iwan’’ Setiawan memacu motornya dalam suatu event kejurnas di sirkuit Manahan, beberapa waktu lalu.(Suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pembalap Solo Agus “Iwan’’ Setiawan absen beradu kebut di Jawa, tahun ini. Atlet Kota Bengawan tersebut bakal bergeser ke region empat di wilayah Kalimantan dalam menjalani ajang kejurnas Motoprix 2019.

“Saya tidak pindah domisili. Saya masih tetap ber-KTP Solo, jadi tetap wong Solo. Hanya karena direkrut tim balap asal Kalimantan, maka kemudian saya bersaing di region Kalimantan pada adu kebut Motoprix tahun ini,’’ kata Iwan.

Performa pembalap yang ‘’lahir’’ dari sirkuit road race Manahan Solo tersebut memang kembali bangkit pada tahun lalu. Sempat terseok-seok selama dua–tiga tahun, keyakinan Iwan kemudian mengapung lagi. Momentumnya saat dia menyabet medali emas kelas bebek 4T tune up 150 CC perorangan bagi kontingen Solo pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV/2018 itu. “Iwan memang menunjukkan kembali performa yang bagus, akhir-akhir ini. Mungkin karena alasan itu, ada tim Kalimantan Utara (Kaltara-red) yang memanfaatkan jasanya untuk Motoprix tahun ini,’’ ujar Ketua Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Solo, Lilik Kusnandar.

Dia menambahkan, Iwan berkibar di arena kejurnas balap motor terutama pada musim 2011-2015. Setelah itu dia sempat terseok-seok karena tidak menemukan tim dengan setelah mesin yang cocok dengan keinginannya.

“Pada salah satu seri Motoprix di sirkuit Manahan Solo, dia bahkan pernah menyabet dua gelar juara sekaligus yakni pada kelas 150 cc dan 125 cc tune up seeded. Jadi potensi Iwan memang bagus,’’ tambah Lilik.

Sejak sirkuit Manahan dibongkar karena digunakan untuk proses pembangunan Stadion, Iwan dan sejumlah pembalap lain Kota Bengawan beralih tempat latihan di sirkuit Teras, Boyolali. Penyesuaian keinginan dan setelah mesin motor juga sering dilakukan pada sirkuit di pinggir jalan raya Solo-Semarang tersebut. Maka sirkuit yang pada awalnya diperuntukkan bagi gokart itu, lebih ramai digunakan untuk latihan balap motor. ‘’Karena sirkuit di Manahan tidak bisa dipakai, maka wajar kalau para pembalap Solo dan sekitarnya geser lokasi ke Boyolali. Sebab jaraknya relatif dekat dan lintasannya cukup bagus,’’ tambah Lilik.(Setyo Wiyono)

    

Tinggalkan Pesan