Siswa SMP Muh PK Raih Medali Bronze Lomba Sains Internasional

0
26
Devin Agastya Indy Gunawan. (Suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)
SOLO suaramerdeka.com – Berawal dari hobinya mengutak atik berbagai percobaaan dalam ilmu sains,  siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Surakarta, Devin Agastya Indy Gunawan berhasil meraih prestasi membanggakan.
Siswa kelas VII tersebut berhasil meraih medali bronze (perunggu) dalam ajang perlombaan sains tingkat internasional, Vanda Science Competition 2019 yang digelar serentak seluruh dunia pada masing-masing regional pada belum lama ini.  Keberhasilan Devin tak lepas dari hobi dan kegemarannya pada sains.  
Devin, siswa yang lahir pada 3 Juli 2006, ini pun mengaku sejak kecil suka bergelut dalam bidang ilmu sains dan elektronika. Bahkan ia menjadikan bidang tersebut sebagai hobi atau kegemaran. Ia sering melakukan uji percobaan sendiri di halaman belakang rumah. 
“Saya ini suka penasaran terhadap sesuatu maka saya lakukan percobaan-percobaan di halaman belakang rumah dimana tempat yang paling aman,” cerita remaja yang bercita-cita  menjadi pilot yang hobi bermain sains. Di belakang rumah tersebut, Devin pun pernah terkena ledakan atas percobaan elektronikanya. 
Tidak hanya itu, Devin pun juga menyalurkan hobi dengan mengikuti ekstrakurikuler robotik di sekolah. Setiap Sabtu, ia pun melakukan percobaan dari memprogram, merakit, dan menciptakan sebuah robot. Nurul Fitria selaku kooordinator lomba SMP Muh PK mengemukakan, untuk Kota Surakarta, lomba internasional tersebut berlangsung di SD Kanisius Keprabon 02, Surakarta.
Ia mengungkapkan bahwa hasil pengumuman juara lomba sains tingkat internasional, Vanda Science Competition 2019 baru kita ketahui pada Minggu (19/5) melalui website https://vanda.sg/results/.
“Sistem perlombaan sains tersebut digelar secara serentak seluruh dunia di masing-masing regional yang ditunjuk panitia pusat. Kota Surakarta bertempat di SD Kanisius Keprabon. Peserta yang iku juga ratusan dari sekolah di berbagai negara antara lain Vietnam, Filipina, India, Malaysia, Thailand, dan sebagainya,” ungkapnya.
Ia pun merasa bangga atas pencapaian prestasi Devin (panggilan) selama ini. “Kami melihat anak tersebut sangat antusias semangat untuk mengikuti berbagai lomba baik cabang sains dan robotika dari tingkat kota hingga internasional dan prestasinya sangat bagus,” jelas guru yang juga mengajar mata pelajaran Fisika ini.
Devin mengemukakan untuk mendukung hobi, di rumah pun ia memiliki banyak koleksi buku sains dan buku elektro. Menurutnya, yang paling banyak adalah koleksi buku sains. Ketekunan putra dari Indra Gunawan dan Dyah Erna Susanti mampu menorehkan beragam prestasi dalam bidang sains dan robotic. Prestasi tersebut mampu pula membuat bangga sekolah almamatenya. Prestasi tersebut antara lain, Juara satu dalam lomba olimpiade IPA tingkat nasional pada September 2018 di Yogyakarta, Pada Oktober 2018, medali perunggu internasional Kangaroo Science Contest pun ia bawa ke sekolah. Februari 2018, juara favorit lomba robotik tingkat Solo Raya mampu pula menambah koleksinya.
Devin mengaku masih ada proyek yang belum diselesaikan yakni menyempurnakan robot tangan untuk membantu penyandang disabilitas. Humas SMP Muhammadiyah PK Aryanto  berharap prestasi-prestasi yang sudah dicapai oleh anak didiknya mampu memberikan semangat dan inspirasi bagi siswa yang lain. “Semoga prestasi yang diraih oleh Devin mampu mematik semangat siswa yang lain pula untuk senantiasa berprestasi pula.” (Evie Kusnindya)
 
Baca :  Seluruh SMP Laksanakan UNBK Mandiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here