Jalan Tol Dapat Perhatian Ekstra

0
20
pintu-tol-soker
PINTU TOL SOKER: Salah satu titik yang bakal mendapat perhatian ekstra selama arus mudik dan arus balik Lebaran adalah pintu tol Soker yang ada di kawasan Pungkruk, Sidoharjo. (suaramerdekasolo.com/Basuni Hariwoto)

SRAGEN,suaramerdekasolo.comRuas jalan tol Solo-Kertosono (Soker) bakal mendapatkan perhatian ekstra, selama gelaran Operasi Ketupat Candi 2019, yang digelar 29 Mei-10 Juni mendatang. Salah satu pertimbangan utamanya adalah karena banyaknya para pemudik yang diprediksi lebih memilih lewat di jalan tol saat mudik, dibanding lewat jalan utama. Dari 10 Posko Lebaran yang didirikan, lima diantaranya ada di kawasan jalan tol Soker.

Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan, prediksi tahun ini memang ada peningkatan pemudik yang lewat jalan darat dan memilih lewat jalan tol Trans Jawa untuk pulang kampung. Apalagi harga tiket moda transportasi lain juga masih tinggi. “Ruas tol Soker memang menjadi perhatian ekstra kami dalam arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Karena itu jumlah posko Lebaran kami tambah jumlahnya,” kata Kapolres.

Jumlah lima posko yang ada tahun ini jauh lebih banyak dibanding saat arus mudik dan arus balik Lebaran tahun lalu yang hanya ada dua saja. Kapolres mengungkapkan, test case melonjaknya arus kendaraan di ruas tol Soker juga telah dialami saat libur Natal dan Tahun Baru lalu.

Baca : Pertamina tambah 25 Stok BBM di Solo Raya

Baca : Pemilu Berjalan Jurdil, Tolak Tindakan Inkonstitusional dan People Power

 Mudik lewat jalan tol memang diprediksi bakal banyak dipilih para pemudik, karena saat ini ruas tol Trans Jawa sudah menyambung dari ujung Barat hingga ke ujung Timur.
Polres Sragen bakal mendirikan 10 Posko Lebaran dalam kegiatan Operasi Ketupat Candi 2019 mendatang. Dari posko tersebut, lima diantaranya ada di jalur tol Soker. Yakni dua pos pelayanan di Rest Area KM 519A dan KM 519B di Masaran, dua pos pengamanan (pospam) di Rest Area KM 538A dan Rest Area KM 538B Kebonromo, Ngrampal serta satu pospam di pintu tol Pungkruk, Sidoharjo. Lima lainnya adalah di Gemolong, Masaran, Sragen kota, Pilangsari, Sambungmacan di perbatasan Sragen-Ngawi.
Pos pelayanan Rest Area KM 519A Masaran dan pos pengamanan 538A Kebonromo Ngrampal, dimaksudkan untuk mengantisipasi kendaraan yang berasal dari arah Jakarta menuju Surabaya atau Jawa Timur.

Baca :  Jokowi Silaturahim Pelaku Dunia Pertanian di Sragen

Baca : Terminal Tirtonadi Masuk Wilayah Bebas Korupsi

Sedangkan pos pelayanan 519B Masaran dan pos pelayanan 538B Kebonromo Ngrampal, dimaksudkan untuk mengantisipasi arus kendaraan dari arah Jawa Timur menuju Jakarta.
Sementara pos yang ada di pintu tol Soker di Pungkruk untuk mengantisipasi arus kendaraan yang masuk dan keluar ke ruas jalan bebas hambatan, penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut. “Kami mengerahkan sekitar 200 personel Polres Sragen, itu masih ditambah personel dari TNI dan unsur serta instansi terkait lain. Semua siap mendukung agar semuanya berjalan dengan aman dan lancar,” tegas Kapolres.
Terpisah Wakil Bupati (Wabup) Dedy Endriyatno mengatakan, setelah ada ruas tol Soker, banyak kendaraan yang memilih lewat jalur tol dibanding jalan umum atau jalan utama. Salah satu pertimbangannya adalah karena lewat jalan tol bisa lebih cepat sampai kampung halaman mereka. “Setelah beroperas, memang banyak yang memilih lewat tol saat mudik Lebaran,” katanya. (Basuni Hariwoto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here