Ramadan, Saatnya Memupuk Kepedulian

0
smp-muhammadiyah-pk
BERBAGI: Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Surakarta membagikan paket sebako pada warga kurang mampu di sekitar sekolah mereka. (suaramerdekasolo.com/ Evie Kusnindya)
SOLO,suaramerdekasolo.comRamadan menjadi momen penting bagi untuk mengajarkan semangat berbagi. Hal itu dilkaukan oleh dua sekolah yang menggelar kegiatan berbagi di bulan ramadan. 
SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK)  Surakarta adalah salah satu sekolah yang kemarin mengajak 237 siswa untuk semangat berbagi dengan warga masyarakat sekitar sekolah yang membutuhkan. 
Hal itu seperti yang dilakukan oleh sejumlah siswa yang membagikan paket sembako kepada warga pada Jumat (24/5).
Muhammad Arif Wicagsono selaku ketua pelaksana kegiatan Ramadan 1440 H mengungkapkan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk melatih anak untuk senantiasa memiliki rasa berbagi kepada sesama, mempererat silaturahmi, melaksanakan perintah Allah SWT.
“Intinya adalah kami ingin mengedukasi mereka agar memiliki rasa berbagi terhadap sesama,” ungkapnya.
 
 
 
Sejumlah 130 paket sembako tersebut diantar oleh para siswa menuju ke rumah-rumah warga. Paket sembako yang dibagikan berisi 1 kilogram gula, 1 liter minyak, mie instan, dan dua kotak teh celup. Paket sembako tersebut merupakan hasil sedekah dari para siswa dari awal Ramadan hingga hari sebelum pelaksanaan kegiatan. 
Muhammad Arif Wicagsono yang juga guru Pendidikan Agama Islam tersebut berharap kegiatan solidaritas sosial yang sudah menjadi tradisi di sekolah ini mampu menggugah rasa empati para siswa sehingga mau berbagi terhadap sesama apalagi warga yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini kami harapkan hubungan kekerabatan di antara warga dengan sekolah menjadi lebih terjalin dengan baik. Anak-anak mempunyai rasa saling berbagi terhadap sesama. Hati lapang dalam mensyukuri nikmat Allah SWT dengan cara bersedekah,” katanya.
 
 
Sementara itu,  di SDIT Nurhidayah ara siswa diajak membuat kartu lebaran dan parsel untuk lebaran. 
Wakasek bidang Humas Rahmat Hariyadi mengemukakan,  kartu lebaran yang dibuat siswa tersebut sebagai bentuk ungkapan sayang dan permintaan maaf di Hari Raya. Adapun parsel lwbaran yang mereka buat akan dibagikn pada warga yng membagikan di sekitar sekolah.  (Evie Kusnindya)
 
 
 

Tinggalkan Pesan