H-7 Lebaran, Proyek Infrastruktur Dihentikan Sementara

0
koridor-jensud
RATAKAN LOKASI : Mesin penggilas atau stoomwalls meratakan lokasi penataan tahap kedua Koridor Jenderal Sudirman, Senin (27/5). (suaramerdekasolo.com/Yoma Times Suryadi)

SOLO, suaramerdekasolo.com – Proyek-proyek infrastruktur di Kota Solo bakal dihentikan sementara, mulai H-7 Lebaran. Ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di berbagai ruas jalan.
“Sesuai surat edaran (SE) dari Dinas Perhubungan (Dishub), semua pekerjaan yang berlangsung di jalan harus dihentikan mulai H-7 hngga H+7 Lebaran 2019,” ungkap Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Arif Nurhadi, Senin (27/5).
Beberapa proyek yang dipastikan berhenti untuk sementara waktu yakni penataan tahap kedua Koridor Jenderal Sudirman, normalisasi drainase dan penataan citywalk Jalan Slamet Riyadi, dan normaliasi drainase di sekitar Stadion Manahan.
“Sebenarnya proyek-proyek yang tidak dikerjakan di jalan raya, tetap bisa dilanjutkan. Tapi kontraktor terpaksa menghentikan pekerjannya, karena para pekerjanya pulang kampug untuk persiapan Lebaran. Jadi kalaupun kontraktor ingin tetap melanjutkan proyek tersebut, mereka akan kesulitan sendiri.”
Wali Kota FX Hadi Rudyatmo optimistis, penghentian sementara pengerjaan proyek-proyek itu tidak berdampak signifikan terhadap pelambatan pencapaian target pekerjaan. Ia pun menekankan agar rekanan proyek menuntaskan pekerjaan masing-masing sesuai tenggat. “Sesuai masa kontrak apabila pekerjaan harus rampung pada hari ke-180, maka kontraktor juga harus memenuhi kewajibannya. Meski libur, tanggal itu tetap dihitung masuk atau hari kerja sesuai kontrak,” tegasnya.
Wali Kota meminta, kontraktor mengejar ketertinggalan pekerjaan infrastruktur tersebut usai Lebaran. “Dilembur atau dikejar waktunya untuk merampungkan pekerjaan. Itu konsekuensinya kalau besok libur,” kata dia. (Agustinus Ariawan)

Tinggalkan Pesan