Diperpanjang Dua Kali, Tak Ada Yang Daftar Dirut Bank Daerah

0
10
bank-daerah-karanganyar

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Satu lagi kursi kosong yang gagal diisi di Karanganyar setelah kursi Sekda. Yaitu jabatan dirut Bank Daerah Karanganyar yang kini sudah menjadi Bank BDK. Dibuka dan sudah dilakukan dua kali perpanjangan pendaftaran, ternyata belum satupun pendaftar yang menginginkan jabatan bergengsi di bank yang sangat sehat itu.

Pejabat Sekda Sutarno membenarkan hal itu saat dikonfirmasi. Namun akhirnya detik terakhitr ada pendaftar dua orang untuk calon dirut. Hanya saja apakah akan lolos seleksi atau tidak, tergantung panitia seleksi, namun yang jelas keduanya diteruskan menjalani seleksi.

Prediksinya, minimnya pendaftar karena syarat yang diminta memang cukup tinggi, yaitu harus sertifikat L2, untuk bisa memimpin bank dengan aset di atas Rp 300 miliar. Aset Bank BDK sekitar Rp 375 miliar.

‘’Kalau orang dengan sertifikat itu, umumnya sudah mapan menjabat di perbankan. Sehingga kalau menjadi dirut baru Bank BDK, ya kalau lebih bagus, kalau anjlok malah jadi beban. Karena itu mereka memilih aman saja.’’

Baca : Tahun Ini Merger, BKK Karanganyar Makin Selektif Beri Kredit

Baca : Bupati Yakin Klaten Raih Predikat WTP

Karena itu mereka enggan untuk mendaftar. Sebab bebannya sangat berat untuk meneruskan program Dirut lams Sudarsito yang sudah sangat bagus. Sehingga mereka tidak mau cari masalah dengan mendaftar ke bank itu.

Baca :  Sidak, Harga Bawang Putih Naik Rp 13.000 Sekilo

Sudarsito, dirut lama mengatakan pihaknya juga bingung. Namun jika harus diperpanang untuk menjabat lagi dirinya sudah tidak mau. Dia merasa sudah tua sehingga minta pensiun, dan kebetulan tanggal 15 Juni bertepatan dengan pensiun dan habisnya masa jabatannya di Ban BDK.

’’Saya mau ngurus cucu saja di rumah. Saya sudah capek, dan di antara deirut bank saya sudah yang paling senior. Kalau bisa biar yang muda-muda saja maju memimpin bank ini. Saya mau istirahat, sudah capek menjadi dirut tiga periode,’’ kata dia.

Bank BDK nantinya memang akan dikelola tiga direktur. Satu dirut, satu direktur kredit, dan satu direktur kepatuhan. Saemuanya harus bersertifikat L2, dan harus lewat seleksi pansel.Yang berat memang memilih dirut, nanti setelah itu baru mengisi jabatan direktur.

Baca : Bank Daerah Terima Penghargaan Dari Thi Finance sebagai Top 100 BPR

‘’Kita baru akan rapatkan karena pendaftaran baru ditutup Senin sore, dan sesudah itu kita laporkan Bupati, terserah nanti petunjuknya bagaimana, kita laksanakan.

Sementara itu Samsi, mantan Sekda yang menjadi salah satu anggota pansel mengungkapkan, meski ada yang daftar, namun tidak memenuhi syarat sehingga dari awal sudah ditolak. Sedangkan dua pendaftar terakhir ternyata usianya juga sudah hampir pensiun. Namun nanti terserah Bupati proses seterusnya, yang penting kita laporkan dahulu.(Joko DH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here